Batulicin, KP – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu mendesak pemerintah daerah untuk segera menutup Pasar Raya Bumi Pangeran Pagatan. Desakan ini muncul karena kondisi bangunan pasar dinilai sudah tidak layak pakai dan membahayakan keselamatan pedagang serta pengunjung. Ketua Komisi II DPRD Tanah Bumbu, Andi Erwin, menegaskan bahwa relokasi pedagang ke lokasi baru di Jalan Anang Panangahan, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Kusan Hilir, harus segera direalisasikan. Menurutnya, langkah ini penting untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M.
“Kami merekomendasikan agar pedagang segera pindah ke pasar relokasi sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari,” ujar Andi Erwin dalam rapat kerja bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumdagri) Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa 3/3/2026.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu sebelumnya telah menyiapkan infrastruktur relokasi secara bertahap. Pada tahun 2025, anggaran sebesar Rp1,2 miliar dialokasikan untuk pembangunan puluhan kios sementara berbahan kayu di lokasi baru. Namun, proses pemindahan pedagang masih terkendala karena sejumlah fasilitas penunjang belum rampung.
Untuk tahun anggaran 2026, Pemkab kembali menganggarkan dana bagi pembangunan fasilitas sanitasi, pengurukan lahan, serta instalasi listrik. Hingga saat ini, anggaran tersebut dilaporkan belum cair sehingga pemanfaatan pasar relokasi belum dapat dilakukan secara maksimal.
Menanggapi hal itu, Andi Erwin meminta pemerintah daerah segera mencairkan dana penunjang agar fasilitas dasar dapat segera diselesaikan. Ia menilai ketersediaan sarana pendukung menjadi faktor utama agar para pedagang tidak lagi memiliki alasan untuk bertahan di bangunan lama yang berisiko.
“Kami meminta kepada pemerintah daerah agar segera menginstruksikan para pedagang untuk pindah. Jika fasilitas sudah siap, maka proses relokasi harus segera dilakukan demi keamanan bersama,” tegasnya.
Saat ini, pembangunan kios di lokasi relokasi telah memasuki tahap akhir. Namun, operasional penuh pasar baru masih menunggu kelengkapan instalasi listrik dan sarana pendukung lainnya agar aktivitas perdagangan dapat berjalan dengan aman dan nyaman. (rel)















