Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Komisi IV DPRD Kalsel Soroti Dana Pendampingan dan Peremajaan Alat Kesehatan Rumah Sakit

×

Komisi IV DPRD Kalsel Soroti Dana Pendampingan dan Peremajaan Alat Kesehatan Rumah Sakit

Sebarkan artikel ini
IMG 20260312 WA0013 1 scaled e1773290929108
RAPAT KERJA - Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat kerja bersama sejumlah mitra kerja di bidang kesehatan, bertempat di Ruang Rapat Komisi IV Lantai 4 Gedung DPRD Kalsel. Kalimantanpost.com - Foto/HumasDPRDKalsel

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat kerja bersama sejumlah mitra kerja di bidang kesehatan, bertempat di Ruang Rapat Komisi IV Lantai 4 Gedung DPRD Kalsel, Rabu (11/3/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifha, S.H,didampingi para anggota komisi.

Kalimantan Post

Pertemuan ini menghadirkan sejumlah pimpinan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalsel, di antaranya Direktur RSUD Ulin Banjarmasin dr. Among Wibowo, M.Kes., Sp.S., Direktur RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh dr. Tabiun Huda, M.M., Direktur Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum dr. Yuddy Riswandhy Noora, M.Kes., Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Hasan Aman drg. Mashuda, M.Kes., serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam rapat tersebut, Komisi IV menyoroti sejumlah hal penting terkait pelayanan kesehatan, salah satunya mengenai penggunaan dana pendampingan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifha, menjelaskan bahwa dana pendampingan yang tersedia di RSUD Ulin saat ini mencapai sekitar Rp8 miliar, dengan realisasi penggunaan sekitar Rp5 miliar. Dana tersebut sebagian besar dimanfaatkan untuk membantu masyarakat kurang mampu, khususnya warga yang kepesertaan BPJS Kesehatannya belum aktif kembali.

“Dana pendampingan ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi mereka yang baru saja BPJS-nya tidak aktif. Banyak masyarakat dari Kota Banjarmasin yang memanfaatkan fasilitas di RSUD Ulin maupun RSUD Ansari Saleh,” ujarnya usai rapat.

Ia menambahkan, untuk RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh sendiri tersedia dana pendampingan sekitar Rp1,5 miliar, dengan realisasi penggunaan yang sudah mencapai sekitar Rp1 miliar.

Selain itu, Komisi IV juga menyoroti kondisi peralatan kesehatan di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Hasan Aman yang dinilai perlu segera diremajakan. Berdasarkan paparan dalam rapat, sejumlah peralatan di rumah sakit tersebut diketahui sudah tidak mengalami pembaruan selama kurang lebih 13 tahun.

Baca Juga :  Audiensi, BPS Paparkan Agenda Strategis 2026

Menurut Jihan, kondisi tersebut berpotensi mempengaruhi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, Komisi IV akan mendorong adanya dukungan penganggaran guna melakukan peremajaan alat kesehatan.

“Ini tentu menjadi perhatian serius kami, karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kesehatan. Ke depan kami akan mendorong melalui pembahasan anggaran agar ada penambahan alokasi untuk peremajaan alat kesehatan,” jelasnya.

Komisi IV DPRD Kalsel, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan dari sisi penganggaran demi meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu.

Sementara itu, Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr Among Wibowo, menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan menambah sumber daya manusia (SDM), khususnya dokter spesialis.

Menurutnya, penambahan tenaga medis menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat pelayanan dan meningkatkan kualitas penanganan pasien.

“Kami berkomitmen menambah SDM dokter, termasuk beberapa dokter spesialis. Dengan bertambahnya tenaga medis, diharapkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa lebih cepat dan optimal,” ungkapnya.

Komitmen serupa juga disampaikan oleh para direktur rumah sakit daerah lainnya yang hadir dalam rapat tersebut, yang sepakat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kalimantan Selatan.(nau/KPO-1)

Iklan
Iklan