Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Lautan Jamaah Padati Masjid Hasanuddin Madjedie Banjarmasin, Shalat Idul Fitri 1447 H Berlangsung Khidmat

×

Lautan Jamaah Padati Masjid Hasanuddin Madjedie Banjarmasin, Shalat Idul Fitri 1447 H Berlangsung Khidmat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260320 WA0016 scaled e1773966478924
Suasana Shalat Idulfitri Muhammadiyah 1447 H di Masjid Hasanuddin Madjedie, Sabtu (20/3/2026). (Kalimantanpost.com/Nugie)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Suasana Hari Raya Idl Fitri 1447 Hijriah di Masjid Hasanuddin Madjedie berlangsung penuh khidmat, Sabtu (20/3/2026).

Sejak subuh, jemaah sudah memadati kawasan masjid hingga meluber ke ruas jalan di sekitarnya. Hamparan sajadah berjejer rapi, menciptakan pemandangan lautan manusia yang datang untuk menunaikan salat Id bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Hasanuddin Madjedie berlangsung penuh khidmat, Sabtu (20/3/2026) pagi

Kalimantan Post

Langit yang sempat mendung dan hujan tak menyurutkan langkah warga. Pria, perempuan, hingga anak-anak datang berbondong-bondong mengenakan pakaian terbaik mereka. Di antara kerumunan, terlihat jamaah duduk tenang, sebagian berzikir, sebagian lain berbincang ringan menunggu waktu salat dimulai.

Tak hanya halaman masjid, badan jalan di sekitar lokasi juga dipenuhi jemaah. Arus lalu lintas sempat melambat, namun tetap terkendali berkat pengaturan petugas di lapangan. Kabel listrik yang membentang di atas jalan serta deretan pepohonan menjadi saksi suasana padat namun tertib di pagi hari yang sakral itu.

Ketika takbir berkumandang, suasana langsung berubah hening dan penuh khidmat. Ribuan jemaah berdiri serempak, mengikuti rangkaian salat Idul Fitri dengan penuh kekhusyukan.

Sebagai imam shalat Idul Fitri 1447 H dj Masjid Hasanuddin Madjedi Banjarmasin, Syech Abdulrahman Saleh Ali Al Hajj dari Yaman.

Makmun pun mengikuti gerakan yang serentak, dari takbir hingga sujud, menghadirkan nuansa kebersamaan yang kuat di tengah keberagaman warga kota.

Di dalam khutbah, khatib mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai Ramadan yang telah dijalani selama sebulan penuh. Momentum Idulfitri disebut bukan sekadar perayaan, tetapi juga titik awal untuk memperbaiki diri, mempererat silaturahmi, dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Perayaan Idul Fitri di Masjid Hasanuddin Madjedie tahun ini kembali menegaskan satu hal: kebersamaan masih menjadi kekuatan utama masyarakat Banjarmasin. Di tengah padatnya jemaah dan keterbatasan ruang, suasana tetap berjalan tertib, hangat, dan penuh makna. (nug/KPO-3)

Baca Juga :  PCNU HSS Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kondusivitas Pasca-Idulfitri

Iklan
Iklan