Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
EkonomiKalselKhatulistiwaTanah Laut

Mendukung Swasembada Dicanangkan Pemerintah, Polda Kalsel Penanaman Jagung pada Lahan 10 Ha di Tala

×

Mendukung Swasembada Dicanangkan Pemerintah, Polda Kalsel Penanaman Jagung pada Lahan 10 Ha di Tala

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 03 07 at 21.17.31 1 e1772891004906

KALIMANTAN POST Pelaihari KP – Mendukung swasembada jagung yang dicanangkan pemerintah, Polda Kalsel Polda Kalsel lakukan penanaman jagung pada lahan seluas 10 hektare (Ha) di Kabupaten Tanah Laut (Tala)

Dimana Kabupaten Tala dijadikan sentra jagung di provinsi ini.”Memiliki 27.059 hektare lahan pertanian, Kabupaten Tala, dicanangkan menjadi sentra jagung untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak setiap tahunnya,” kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan usai penanaman jagung serentak, kuartal 1 tahun 2026, di kawasan Banyuirang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tala, Sabtu (7/3/2026).

Kalimantan Post

“Hari ini kita menanam 10 hektare, dengan target menghasilkan jagung 7-8 ton per hektare, kita juga menjamin harga jagung saat panen stabil di angka Rp 4.000 per kilo,” katanya kepada wartawan.

Harga bisa saja menjadi lebih tinggi, yaitu di angka Rp 5.500 apabila jagung memiliki kadar air di 17-18 persen dan Rp 6.400 di kadar air 14 persen, lanjutnya.

Dengan harga tersebut tentu menjadi daya tarik bagi kelompok tani untuk menanam jagung di Kabupaten Tanah Laut.

“Harga jual tersebut kita jamin tidak ada perubahan saat panen jagung, karena program ini didukung oleh Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten hingga pelaku dunia usaha lainnya, kebutuhan jagung di Kalsel juga cukup tinggi, yakni di angka 300.000 ton pertahunnya,” jelas Kapolda.

Menjadikan Tala sentra jagung mendapat dukungan dari Pemprov Kalsel, terlebih adanya bantuan bibit jagung yang diberikan kepada kelompok tani yang diharapkan bermanfaat bagi petani yang ada di daerah.

“Pemprov Kalsel mendukung langkah Polda Kalsel untuk menjadikan Kabupaten Tala sebagai sentra jagung, mudah-mudahan nantinya masyarakat bisa melakukan penanaman,” sambung Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Syarifudin.

Baca Juga :  Pantau Stok PJU dan Persiapan Mudik di Kantor Dishub

Sementara itu, Bupati Tala, H Rahmat Trianto menyampaikan, pada tahun 2020  pernah memproduksi 27.059 hektare yang menghasilkan 203.000 ton jagung, karena covid menyusut dan pada 2023 hanya diangka 16.000 hektare, yang menghasilkan 123.000 ton jagung.

“Salah satu faktor petani kurang meminati penanaman jagung karena harga tidak stabil, dengan adanya harga standar, saya optimis para petani kembali menanam jagung,” tutupnya. (*/KO-2)

Iklan
Iklan