Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarbaru

Muhammadiyah Siap Kembangkan Universitas Baru Di Banjarbaru

×

Muhammadiyah Siap Kembangkan Universitas Baru Di Banjarbaru

Sebarkan artikel ini
DSC 1162 scaled

STIKES Husada Borneo Menuju Transformasi Menjadi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Selatan

BANJARBARU, Kalimantanpost.com – Perkembangan dunia pendidikan tinggi di Kalimantan Selatan memasuki babak baru. Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah menyatakan kesiapan untuk melakukan alih kelola terhadap STIKES Husada Borneo Banjarbaru sebagai bagian dari langkah strategis penguatan jaringan perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia.

Kalimantan Post

Dalam rencana besar tersebut, STIKES Husada Borneo akan menjalani transformasi kelembagaan secara paralel, yaitu perubahan nama menjadi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Selatan yang berlokasi di Banjarbaru, sekaligus perubahan badan penyelenggara dari Yayasan Husada Borneo Banjarbaru menjadi di bawah naungan langsung Persyarikatan Muhammadiyah.

Langkah ini diproyeksikan menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan tinggi Muhammadiyah di Kalimantan, sekaligus membuka peluang lahirnya universitas baru yang lebih besar, modern, dan berdaya saing.

Sebagai tahapan awal sebelum alih kelola dilaksanakan, Muhammadiyah akan melakukan proses due diligence atau uji tuntas terhadap STIKES Husada Borneo. Proses ini mencakup audit dan verifikasi mendalam terhadap berbagai aspek strategis, meliputi:

  • aspek hukum dan legalitas institusi,
  • kondisi dan tata kelola keuangan,
  • sistem operasional kelembagaan, serta
  • reputasi dan keberlanjutan akademik.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses transformasi berjalan transparan, profesional, dan sesuai standar tata kelola Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA).

Untuk memperkuat proses alih kelola, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah menunjuk dua perguruan tinggi Muhammadiyah untuk mendampingi dan mengawal seluruh tahapan proses tersebut, yaitu:

  • Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Universitas Muhammadiyah Surakarta
DSC 1167

Keterlibatan kedua universitas ini diharapkan dapat memastikan proses transformasi berlangsung secara sistematis, terukur, dan sesuai dengan standar pengembangan universitas Muhammadiyah yang unggul.
Rencana strategis ini dibahas dalam pertemuan yang dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan Muhammadiyah, pimpinan perguruan tinggi, serta perwakilan pengelola STIKES Husada Borneo.

Baca Juga :  Pemko Banjarbaru Jawab Pandangan Fraksi, DPRD Bentuk Pansus Tiga Raperda Strategis

Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain pimpinan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Selatan, pimpinan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Tengah, jajaran Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, serta pimpinan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banjarbaru dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Banjar.

Turut hadir pula Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Ahmad Muttaqin, bersama jajaran, Rektor Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Muhammad Yusuf, serta Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta Harun Joko Prayitno.

Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen kuat Muhammadiyah untuk memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas di Kalimantan.

Sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuan tersebut, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah akan segera mengirimkan surat resmi kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah guna memperoleh persetujuan formal atas rencana alih kelola ini.

Apabila seluruh proses berjalan sesuai tahapan, maka transformasi STIKES Husada Borneo menjadi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Selatan di Banjarbaru akan menjadi tonggak penting lahirnya pusat pendidikan tinggi baru di Kalimantan Selatan, yang diharapkan mampu melahirkan generasi unggul, berkemajuan, dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam memperluas jaringan perguruan tinggi yang berkualitas, progresif, dan berorientasi pada kemajuan umat serta bangsa Indonesia.

Iklan
Iklan