PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com – Musibah hantu merah melalap kawasan pemukiman kembali menghajar warga Kota Palangka Raya. Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, tercatat sudah tiga titik api menghanguskan bangunan warga.
Kejadian terbaru sekitar pukul 15.48 wib melanda empat buah rumah konstruksi kayu di kawasan Gang Pahlawan, Jalan Tjilik Riwut Km 2, RT 03/RW 19, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Rabu (11/03/2026) sore.
Peristiwa di Gang Pahlawan ini menjadi titik ketiga dalam rangkaian insiden kebakaran yang terjadi secara beruntun di ibu kota Provinsi Kalteng tersebut.
Saksi mata mengatakan, kobaran api yang muncul tiba-tiba dari bangunan kayu tersebut sempat memicu kepanikan luar biasa, mengingat lokasi kejadian berada di lingkungan yang cukup padat.
Mendapati laporan darurat, puluhan personel pemadam kebakaran dari berbagai unsur mulai dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, hingga barisan relawan pemadam kebakaran langsung melakukan serbuan ke titik api.
”Begitu menerima informasi, seluruh armada terdekat langsung diarahkan ke lokasi. Sinergi petugas dan relawan di lapangan sangat krusial untuk melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan sekitar, mengingat material rumah yang terbakar didominasi kayu,” ujar Anang salah satu petugas di lapangan.
Situasi ini menempatkan tim pemadam kebakaran dan relawan dalam kondisi siaga penuh. Sebelum insiden di Gang Pahlawan sore ini, dua kebakaran pemukiman lainnya telah lebih dulu menghanguskan bangunan di lokasi berbeda dalam rentang waktu yang sangat singkat.
Intensitas kejadian yang tinggi ini menjadi alarm keras bagi kewaspadaan masyarakat terkait potensi bahaya kebakaran.
Pantauan di lokasi, petugas masih terus berjibaku melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api tersembunyi yang berpotensi memicu api kembali menyala.
Hingga berita ini diturunkan, mengenai total kerugian mencapai Rp 400 juta, korban jiwa nihil, tercatat 5 KK terdampak, masing-masing Sunarti (60) kondisi struk, Rukmin, Teguh, Afandi dan Sarien.
Penyebab kebakaran diduga dari salah satu rumah karena obat nyamuk yang merembet ke kasur Ibu Sunarti yang sedang membersihkan sampah di luar rumah.
Saat kondisi cuaca memanas saat ini, warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap instalasi listrik dan penggunaan kompor, obat nyamuk bakar di rumah masing-masing. (drt/KPO-4).















