SAMPIT, Kalimantanpost.com – Jelang Idul Fitri 1447 H, lonjakan arus mudik di Kalimantan Tengah mulai tak terbendung. Pelabuhan Sampit dipadati penumpang yang hendak pulang kampung, menandai puncak pergerakan lebaran kian dekat.
Guna menjalin kelabcaran arus mudik lebaran tersebut, Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) Senin (16/3/2026).
Bersama Kapolda Kalteng, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Plt Sekda, dan Bupati Kotawaringin Timur, Gubernur menyisir area pelabuhan untuk memastikan kesiapan layanan di tengah tekanan lonjakan penumpang.
Fokus utama peninjauan adalah pengamanan, kelancaran arus naik-turun penumpang, hingga kesiapan fasilitas dasar. Pemerintah daerah tidak ingin ada celah yang berpotensi mengganggu keselamatan maupun kenyamanan pemudik.
Di hadapan ratusan calon penumpang KM Lawit tujuan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Gubernur menyampaikan peringatan tegas agar masyarakat tidak lengah selama perjalanan.
“Utamakan keselamatan. Jaga diri dan barang bawaan masing-masing,” tegasnya.
Dari data di lapangan menunjukkan, jumlah penumpang KM Lawit diperkirakan menembus 1.400 orang melonjak dibanding hari normal. Kondisi ini menjadi sinyal kuat bahwa gelombang mudik telah mencapai fase krusial.
Pemerintah memastikan seluruh unsur terus siaga penuh guna mengantisipasi kepadatan yang berpotensi meningkat dalam beberapa hari ke depan. (drt/ist/KPO-4).















