RANTAU, Kalimantanpost.com — Pemerintah Kabupaten Tapin bersama Kodim 1010/Tapin membahas rencana penyediaan lahan untuk pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di wilayah Tapin, di ruang rapat Kantor Bupati Tapin, Rabu (11/3/2026).
Rapat dipimpin Bupati Tapin H Yamani dan dihadiri Wakil Bupati H. Juanda, Komandan Kodim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Perkimtam, Yumanto, Kepala Dinas PUPR Yustan Azidin, serta sejumlah pejabat terkait.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia mengenai pembentukan 100 Batalyon Teritorial Pembangunan di berbagai daerah. Pemerintah daerah diminta menyiapkan dukungan, termasuk kesiapan lahan.
Komandan Kodim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra mengatakan, pembahasan itu bertujuan memastikan kesiapan lokasi yang akan digunakan untuk pembangunan satuan baru TNI AD di Kabupaten Tapin.
“Rapat ini bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan TNI untuk mendukung program pemerintah pusat. Kami ingin memastikan ketersediaan lahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan Batalyon Teritorial Pembangunan diharapkan tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga berperan dalam pembinaan teritorial serta mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Tapin H Yamani mengatakan, Pemkab Tapin siap mendukung program tersebut melalui koordinasi lintas sektor, termasuk dalam penyiapan lahan, administrasi, dan kebutuhan pendukung lainnya.
“Kami tentu mendukung penuh program strategis nasional ini. Pemkab Tapin siap berkoordinasi dengan TNI dan pihak terkait untuk menyiapkan lahan yang diperlukan agar pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan dapat segera direalisasikan,” ujar Yamani.
Melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan TNI, rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Kabupaten Tapin diharapkan dapat direalisasikan sesuai rencana. (abd/KPO-4)















