Tanjung, KP – Berdasarkan jumlah pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Kabupaten Tabalong, Pemerintah Daerah (Pemda) setempat mengajukan 165 orang ASN 2026 ke MenPAN-RN yang diproyeksikan, mengisi formasi kosong di tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Hal itu, sebagaimana diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Tabalong Habib M Taufani Alkaf S.Kom MM, saat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) usulan kebutuhan jumlah dan jenis jabatan ASN tahun anggaran 2026, belum lama tadi di Tanjung.
Dari hasil rapat tersebut disepakati bahwa rekrutmen CPNS dan PPPK tahun 2026 berjumlah 165 orang. “Hal ini didasari dari jumlah pensiunan ASN di Tabalong yang jumlahnya 165 orang, jadi kuota itulah yang jadi acuan kita untuk mengisi formasi-formasi kekosongan di tiap SKPD,” ujar Wabup.
Untuk total keseluruhan yang diusulkan, ungkap Wabup berjimlah sebanyak 80 persen atau 132 orang untuk CPNS sementara 20 persen atau 33 orang untuk PPPK “Sebelumnya para SKPD mengusulkan kurang lebih 1.600 usulan tetapi belum bisa diakomodir semua mengingat kemampuan keuangan kita dan aturan,” ujarnya
Maka, lanjutnya sesuai dengan peraturan undang-undang nomor 1 tahun 2022 untuk belanja pegawai hanya 30 persen. Sedangkan Tabalong sendiri sudah 29 persen. “Dari perhitungan itulah kita tidak mungkin mengakomodir semua usulan yang diajukan oleh SKPD,” ungkapnya.
“Semoga perekrutan ini berjalan lancar, yang diterima bisa benar-benar bekerja dengan baik, bertransformasi, beradaptasi, dan cepat karena untuk menunjang kinerja, serta teamwork yang baik itu yang dibutuhkan,” demikian pungkas Wabup Tabalong.
Selanjutnya hasil rapat ini akan diusulkan lagi ke MenPAN-RB terhadap jumlah angka pensiun di 2026 ini.
Selain Wabup Tabalong, kegiatan Rakor juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tabalong Hj Hamida Munawarah ST MT secara langsung, adapun Bupati Tabalong Ir H Muhammad Noor Rifani SH ST MT, mengikuti secara daring atau melalui zoom. (ros/K-6)















