Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarbaru

Ramadan di Lapas Banjarbaru, Pembinaan Tetap Berjalan

×

Ramadan di Lapas Banjarbaru, Pembinaan Tetap Berjalan

Sebarkan artikel ini
Hal 6 3 KLM BJB 1 6
LAPAS- Kepala Lapas Kelas IIB Banjarbaru, I Made Supartana, menyampaikan penyesuaian kegiatan pembinaan warga binaan selama bulan Ramadan di Lapas Banjarbaru. (KP/Devi)

Banjarbaru,KP- Kegiatan pembinaan bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru tetap berjalan selama bulan Ramadan. Namun, pihak lapas melakukan penyesuaian waktu agar para warga binaan dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih optimal.

Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana, mengatakan bahwa secara umum kegiatan pembinaan tidak mengalami perubahan signifikan, hanya durasinya yang dipersingkat.

Kalimantan Post

“Kalau biasanya kegiatan sampai sekitar pukul 15.30 Wita, selama Ramadan kita batasi sampai pukul 12.00 Wita agar warga binaan bisa beristirahat dan menjalankan puasa dengan lancar,” ujarnya.

Selain kegiatan pembinaan rutin, warga binaan juga mengikuti berbagai kegiatan keagamaan. Di antaranya tadarus Al-Qur’an dan salat tarawih yang dilaksanakan secara bersama-sama di lingkungan lapas.

Menurut I Made Supartana, selama Ramadan kegiatan keagamaan menjadi salah satu fokus pembinaan. Para warga binaan secara rutin mengikuti tadarus, baik setelah salat tarawih maupun pada waktu-waktu yang telah dijadwalkan.

“Biasanya kegiatan keagamaan bisa dua kali, namun selama Ramadan kita laksanakan satu kali dari pagi sampai siang,” jelasnya.

Sementara itu, menjelang Hari Raya Idul Fitri, pihak lapas juga menyiapkan jadwal khusus kunjungan keluarga bagi warga binaan. Kunjungan tersebut akan dilaksanakan selama dua hari, namun tidak pada hari pertama Idul Fitri.

Pada hari raya, warga binaan akan melaksanakan salat Idul Fitri di dalam lapas, sekaligus mengikuti penyerahan remisi bagi yang memenuhi syarat. Pada hari tersebut, petugas juga diberikan kesempatan untuk bersilaturahmi dengan keluarga.

“Kunjungan keluarga akan kita laksanakan setelah hari raya, selama dua hari, agar warga binaan tetap bisa bertemu dengan keluarganya,” kata I Made Supartana.

Terkait jumlah warga binaan yang akan menerima remisi Idul Fitri, pihak lapas masih menunggu surat keputusan resmi dari kementerian.

Baca Juga :  Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby Lantik Sejumlah Pejabat, Perkuat Struktur Organisasi Pemkot

“Untuk remisi kami masih menunggu SK turun. Setelah itu baru bisa kami pastikan jumlahnya,” pungkasnya. (Dev/K-5)

Iklan
Iklan