Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Razia Mudik Lebaran, Ada Sopir Positif Narkoba

×

Razia Mudik Lebaran, Ada Sopir Positif Narkoba

Sebarkan artikel ini
1 2 klm 5 cm tes
TES URINE - BNNK Balangan razia tes urine kepada para sopir yang melintas, Senin (16/3). (ANTARA)

PARIGIN, KP – Membahayakan, ada sopir yang positif narkoba, ditemukan saat razia gabungan pengamanan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H dan mudik Lebaran tahun 2026.

Tak hanya di wilayah Balangan, namun juga razia dilakukan di Kabuaten Tabalong dan sejumlah daerah lainnya.

Kalimantan Post

Razia dan tes urine menyasar kepada para sopir taksi, travel, boks dan truk angkutan.

“Sebanyak tiga dari 25 orang sopir positif narkoba saat terjaring razia tes urine yang dilaksanakan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Balangan bersama dengan Polres dan Dinas Perhubungan,”kata Kepala BNNK Balangan Muhammad Faisal Siddiq, Senin (16/3).

Ia katakan tiga di antaranya positif amfetamin yaitu sopir pengangkut ikan, sopir truk dan sopir travel.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan keamanan, ketertiban dan keselamatan masyarakat dalam berkendara maupun berlalu lintas aman.

Selain itu perjalanan mudik masyarakat juga menjadi terjamin keselamatannya, karena bagaimana pun penyalahgunaan narkoba ini tidak dibenarkan terutama dalam keadaan menyetir.

Kepala BNNK mengimbau kepada para sopir jangan sampai menggunakan narkoba dalam melaksanakan pekerjaan karena dapat membahayakan, memicu kecelakaan lalu lintas.

“Kepada para sopir kita imbau jangan sampai menggunakan narkoba saat sedang menyetir, karena efek negatif narkoba tersebut sangatlah berbahaya bagi diri,” imbau Faisal.

Pengemudi Mudik Gratis

Sementara BNNK Tabalong, deteksi dini penyalahgunaan narkoba bagi para pengemudi (driver) program Mudik Gratis SMART di Terminal Mabuun, Kecamatan Murung Pudak.

Kepala BNNK Tabalong AKBP HM Tukiman menjelaskan deteksi dini berupa tes urine merupakan bentuk kepedulian dalam memastikan keselamatan perjalanan para pemudik.

“Kami ingin memastikan para driver yang membawa penumpang dalam program angkutan gratis dari pemerintah ini benar-benar tidak menggunakan narkotika,” jelas Tukiman.

Baca Juga :  Keberhasilan Pembangunan Sinergi Kuat Pemerintah, Legislatif dan Masyarakat

Dari hasil pemeriksaan enam pengemudi, tambah Tukiman, seluruhnya dinyatakan tidak reaktif atau negatif narkotika.

Deteksi dini ini juga katanya bagian dari upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas yang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor kendaraan, tetapi juga faktor manusia.

“Kita ingin memastikan potensi kecelakaan tidak hanya dilihat dari kondisi angkutan, tetapi juga dari kondisi pengemudi,” tambahnya.

Dengan adanya pemeriksaan ini para driver yang membawa penumpang menuju Banjarmasin dapat menjalankan tugasnya dengan aman dan para pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat.

Melalui kegiatan ini, BNNK Tabalong terus berkomitmen mendukung terciptanya transportasi yang aman, tertib, serta bersih dari penyalahgunaan narkoba demi keselamatan masyarakat selama periode mudik. (ant/K-2)

Iklan
Iklan