Banjarbaru, KP– Pemerintah Kota Banjarbaru menunjukkan respons cepat terhadap keluhan masyarakat. Hanya dalam waktu sekitar lima hari setelah aspirasi disampaikan warga dalam pertemuan silaturahmi dengan Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, bantuan alat bantu jalan (walker) langsung disalurkan kepada warga lanjut usia.
Bantuan tersebut diserahkan kepada dua warga lansia, Nurhayati dan Rusmilawati, di Kelurahan Loktabat Selatan pada Rabu (4/3/2026). Penyerahan dilakukan oleh Lurah Loktabat Selatan, Astri Mayasari, sebagai tindak lanjut arahan wali kota setelah menerima keluhan warga terkait kebutuhan alat bantu jalan.
Langkah cepat tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kota Banjarbaru terhadap warga yang mengalami keterbatasan fisik, agar mereka tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan mandiri.
Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, mengatakan bantuan alat bantu jalan yang diberikan merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan perhatian, terutama saat menghadapi keterbatasan fisik maupun ekonomi.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, membantu aktivitas sehari-hari, serta memberikan kemudahan dan semangat baru bagi penerimanya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan setiap warga mendapatkan perhatian dan dukungan yang layak.
“Semoga langkah kecil ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” katanya.
Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang disampaikan dalam kegiatan silaturahmi bersama Wali Kota Banjarbaru di Aula Kecamatan Banjarbaru Selatan pada Jumat (27/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, selain mendengarkan langsung keluhan warga, wali kota juga menyalurkan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu.
Sekitar 100 warga dari kalangan dhuafa, janda, dan lanjut usia menerima bantuan sembako pada kegiatan tersebut. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada tiga perwakilan warga.
Dalam kesempatan itu, Erna Lisa Halaby juga menegaskan pentingnya pelayanan yang responsif dari aparatur pemerintah, terutama di tingkat kecamatan dan kelurahan yang berhubungan langsung dengan masyarakat.
Ia meminta para camat dan lurah tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga aktif turun ke lapangan untuk memahami kondisi warganya.
“Ulun minta para lurah turun langsung ke masyarakat untuk membantu. Jangan pernah mengabaikan warga yang membutuhkan. Karena ulun tahu masih banyak warga Kota Banjarbaru yang hidup sendiri di usia tua. Kalau tidak dari kita pemerintah, siapa lagi yang memperhatikan,” tegasnya.
Dengan langkah cepat tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap pelayanan kepada masyarakat dapat semakin responsif dan tepat sasaran, terutama bagi warga yang membutuhkan perhatian khusus.(Dev/K-5)















