Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Sejumlah Poin Penting Didapat Disdik

×

Sejumlah Poin Penting Didapat Disdik

Sebarkan artikel ini

Saat Safari Ramadan se Kalsel

1 2 klm isdik Safari Ramadhan
Galuh Tantri Narindra

Banjarbaru, KP – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, menggelar safari ramadan se provinsi.

Bisa dalam bentuk buka puasa bersama maupun sahur bersama.

Kalimantan Post

Safari ramadan tersebut sekaligus konsolidasi dengan guru dan tenaga kependidikan lingkup disdikbud provinsi. Beberapa daerah telah disinggahi rombongan yang dipimpin Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra.

Seperti Kabupaten Tabalong, Hulusungai Utara, Balangan, Banjarbaru, Hulusungai Tengah, hingga Hulu Sungai Selatan.

Pada setiap daerah dihadiri seluruh satuan pendidikan setempat terdiri dari SMA, SMK, dan SLB (pendidikan khusus). “Jadi kalau Safari Ramadan itu, personelnya Disdik ini kan sebenarnya ada dua belas ribu guru dan tenaga kependidikan yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan,” ujar Tantri, Rabu (4/3).

Menurut Tantri, pihaknya ingin silaturahmi ke setiap kabupaten/kota. Bertemu serta Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sektor pendidikan.

Selain itu, lebih kepada mendengarkan aspirasi setiap unsur, apa saja persoalan yang sebenarnya di kabupaten/kota masing-masing.

“Harapannya, bisa memberikan solusi sehingga terjadi perbaikan di sektor pendidikan di kabupaten/kota se-Kalsel,” katanya.

Ditanya lebih jauh dari safari yang sudah berlangsung poin apa saja yang didapatkan.

Tantri menyebut beberapa persoalan bisa dihimpun.

Yang paling umum selalu masalah kekurangan guru.

Selain itu juga ada guru yang kelebihan. Di samping itu juga ada masalah sarpras (sarana dan prasarana). Kemudian juga ada program pembangunan toilet dari Pak Gubernur Kalsel yang sudah selesai di 2025.

“Kita coba evaluasi dan semua responnya sangat baik.

Ucapan terima kasih untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel untuk program pembangunan toilet di setiap sekolah, karena memang persoalan sarpras ini perlu kita tindaklanjuti agar seluruh sekolah di Kalsel itu bisa lebih layak lagi,” urainya.

Baca Juga :  ‎Program MBG Selama Ramadan Dinilai Tepat, FKUB HSS Tekankan Saling Menghormati

Tantri menambahkan, persoalan anak didik persoalan aset serta kompetensi dan kesejahteraan guru juga menjadi poin penting yang didapatkan selama safari. “Harapannya pada tahun 2027 kita bisa merespons semua harapan-harapan dari seluruh sekolah di Kalsel,” pungkasnya. (mns/K-2)

Iklan
Iklan