Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Wali Kota Banjarmasin, Yamin Dorong Relawan Damkar Jadi Motor Gerakan Pilah Sampah

×

Wali Kota Banjarmasin, Yamin Dorong Relawan Damkar Jadi Motor Gerakan Pilah Sampah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260312 WA0055 scaled
Momentum Sahur Bersama Relawan Damkar se-Kota Banjarmasin Bersama Jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin, Kamis (12/3/2026). (Kalimantanpost.com/Repro Humas Pemko Banjarmasin)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Suasana dini hari di halaman Balai Kota Banjarmasin tampak berbeda pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 03.00 Wita. Ratusan relawan pemadam kebakaran atau Balakar/Damkar dari berbagai wilayah di Kota Banjarmasin berkumpul dalam kegiatan sahur bersama yang digelar Pemerintah Kota Banjarmasin.

Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang pertemuan antara pemerintah daerah dan para relawan yang selama ini berada di garis depan saat musibah kebakaran melanda permukiman warga.

Kalimantan Post

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pengurus Balakar dan Damkar se-Kota Banjarmasin, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Dalam sambutannya, Yamin menegaskan keberadaan relawan pemadam kebakaran merupakan kekuatan sosial yang sangat penting bagi kota yang dikenal dengan permukiman padat seperti Banjarmasin.

Ia menilai keberanian para relawan yang selalu siap siaga meninggalkan keluarga demi membantu warga saat musibah kebakaran merupakan bentuk pengabdian yang patut dihargai.

“Relawan pemadam kebakaran adalah garda terdepan saat musibah terjadi, mereka hadir tanpa menunggu perintah, bahkan sering kali mempertaruhkan keselamatan diri demi menyelamatkan orang lain,” ujar Yamin di hadapan para relawan.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menegaskan pemerintah kota terus berupaya meningkatkan perlindungan bagi para relawan melalui sistem pendataan resmi.

Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini mendorong seluruh relawan pemadam kebakaran untuk terdata dalam sistem E-Damkar Banjarmasin. Pendataan tersebut dinilai penting agar para relawan dapat memperoleh perlindungan yang layak, termasuk jaminan keselamatan kerja.

“Kalau masih ada relawan yang belum terdaftar, segera laporkan diri, dengan data yang jelas, pemerintah bisa memberikan bantuan seperti asuransi keselamatan kerja dan pembinaan yang lebih terarah,” tegasnya.

Baca Juga :  Serambi Surau PAM Bandarmasih Sambangi Sungai Lulut, Salurkan Sembako dan Bantuan Operasional

Tidak hanya membahas soal kebencanaan, Yamin juga menyinggung persoalan lingkungan yang masih menjadi tantangan besar di Kota Banjarmasin, khususnya terkait pengelolaan sampah.

Ia mengajak para relawan pemadam kebakaran yang memiliki pengaruh kuat di lingkungan masyarakat untuk turut menjadi pelopor gerakan memilah sampah dari sumbernya.

Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah harus dimulai dari rumah tangga agar proses pengolahan sampah dapat berjalan lebih efektif.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk para relawan damkar yang punya pengaruh besar di lingkungan masing-masing, untuk mulai memilah sampah dari sumbernya, kalau dari rumah sudah dipisah, pengelolaannya akan jauh lebih mudah dan lingkungan kita lebih bersih,” pesannya.

Lebih lanjut, Yamin menilai Kota Banjarmasin memiliki kekuatan besar dalam solidaritas masyarakat melalui keberadaan Balakar yang tersebar di hampir seluruh wilayah kota.

Namun demikian, ia juga mengakui bahwa sistem penanggulangan kebakaran masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari koordinasi antarrelawan, peningkatan keterampilan, hingga perlindungan bagi para petugas di lapangan.

Karena itu, pemerintah kota berupaya memperkuat pembinaan melalui berbagai program pelatihan dan kegiatan peningkatan kapasitas bagi para relawan pemadam kebakaran.

Salah satu program yang disiapkan adalah menggelar lomba ketangkasan pemadam kebakaran sebanyak dua kali dalam setahun, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Damkar dan Hari Jadi Kota Banjarmasin.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana meningkatkan kemampuan teknis para relawan agar semakin profesional dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

“Kami ingin para relawan tidak hanya cepat bergerak di lapangan, tetapi juga semakin terlatih, profesional, dan mendapatkan perlindungan yang memadai,” katanya.

Selain sahur bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiah agama oleh Hasanuddin Al-Banjari atau yang dikenal sebagai UAS Banjar.

Baca Juga :  PT Pegadaian Apresiasi Bank Sampah Banjarmasin, Dorong Program Tabungan Emas dari Sampah

Dalam ceramahnya yang bertajuk Memadamkan Api dalam Hati, ia mengingatkan bahwa tugas pemadam kebakaran bukan hanya memadamkan kobaran api, tetapi juga menanamkan ketulusan serta kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat.

“Orang yang mampu memadamkan api di hatinya dari amarah dan kesombongan adalah orang yang mampu menjaga keselamatan dirinya dan orang lain, karena itu, jasa para pemadam kebakaran adalah pekerjaan yang sangat mulia,” ujarnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk para relawan pemadam kebakaran yang gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan.

Doa yang dipanjatkan pada dini hari tersebut menjadi pengingat bahwa di balik sirine dan kobaran api, terdapat pengabdian panjang dari para relawan yang sering kali bekerja tanpa sorotan, namun memiliki peran besar dalam menjaga keselamatan masyarakat. (nug/KPO-3)

Iklan
Iklan