Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tabalong

Aspirasi Petani Bendung Jaro II, Bendung Kinarum dan Jalan Akses IKN Prioritas Disampaikan di Musrenbang RKPD Kalsel 2027

×

Aspirasi Petani Bendung Jaro II, Bendung Kinarum dan Jalan Akses IKN Prioritas Disampaikan di Musrenbang RKPD Kalsel 2027

Sebarkan artikel ini
Hal 8 TABALONG Adv 3 klm 1
KP/Ist

Tanjung, KP – Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani (Haji Fani), menyampaikan usulan prioritas pembangunan daerah pada Musrenbang RKPD Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2027 di Gedung KH Idham Chalid, Banjarbaru, Selasa (7/4/2026), dengan fokus pada penguatan ketahanan pangan dan konektivitas menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Musrenbang diawali arahan Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus secara virtual, dan dibuka Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin sebagai bagian dari sinkronisasi program pembangunan pusat dan daerah.

Kalimantan Post

Dalam forum tersebut, Bupati menegaskan percepatan penyelesaian Bendung Jaro II menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Tabalong, khususnya petani di Kecamatan Jaro.

“Bendung Jaro II harus segera diselesaikan. Infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan produksi pertanian masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab Tabalong juga mendorong optimalisasi Bendung Kinarum yang telah dibangun oleh Pemerintah Provinsi Kal-Sel, melalui pembangunan jaringan irigasi tersier agar manfaatnya lebih maksimal bagi sektor pertanian dan perkebunan masyarakat.

“Kami ingin bendung yang sudah dibangun benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani. Ini bentuk keberpihakan kami terhadap masyarakat Tabalong,” ujar Bupati.

Di sektor konektivitas, Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas jalan strategis menuju kawasan IKN, meliputi, Ruas jalan provinsi Tanjung–Muara Uya, Ruas jalan nasional Kelua–Tanjung, serta Ruas jalan Dahai–Muara Uya. 

Menurutnya, peningkatan akses jalan tidak hanya mendukung mobilitas wilayah penyangga IKN, tetapi juga memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Perbaikan infrastruktur jalan bukan sekadar konektivitas wilayah, tetapi menyangkut kepentingan langsung masyarakat dan kelancaran distribusi hasil pertanian,” jelasnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa usulan Pemerintah Kabupaten Tabalong mendapat respons positif dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, termasuk rencana kelanjutan pembangunan Bendung Jaro II mulai tahun 2026 serta koordinasi penanganan ruas jalan nasional menuju kawasan IKN.

Baca Juga :  Bupati Tabalong: “Bangun Infrastruktur Jembatan Berperan Penting, Mengingat Tabalong Banyak Sungai dan Anak Sungai”

Ia menegaskan, seluruh usulan tersebut sejalan dengan target daerah dalam mewujudkan program 100 persen jalan dan jembatan mantap guna memperkuat ketahanan pangan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Tabalong.

“Jika infrastruktur pertanian dan jalan strategis ini terealisasi, manfaatnya langsung dirasakan petani dan masyarakat Tabalong,” tutupnya. (ros/rel/K-6)

Iklan
Iklan