BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro (JPE) secara mengejutkan Jakarta Electric PLN 2-3 dalam pertandingan final four Proliga 2026 yang berlangsung Jawa Pos Arena Surabaya, Kamis (2/3/2026) malam.
Kejutan dibuat pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bulent Karslioglu yang langsung.menurunkan pemain anyar asal Rusia, Irina Voronkova dari Rusia sebagai starter. Padahal Irina baru saja tampil untuk klub China, Shanghai Bright Ubest, pada Rabu (1/4) malam.
Ternyata terbang selama 9 jam dari China ke Surabaya, tak ‘mengganggu’ penampilan Irina, malah menjadi tulang punggung Pertamina Enduro dengan mencetak angka terbanyak 33 poin melewati Wilma Salas dan Megawati.
Pemain Rusia tersebut walau tak sempat latihan, mampu bekerjasama dengan setter Tisya serta Megawati Hangestri Pertiwi, Wilma Salas dan Asih Titi Pangestuti
(middle blocker).
Di set pertama, penampilan Pertamina Enduro begitu solid melalui serangan trio Irina, Salas dan Megawati dengan poin 5-5, 8-6 dan menjauh 16-8.
Recieve yang kurang bagus dari pemain Electric PLN yang diperkuat pemain anyarnya Kara Bajema, Neriman Ozsoy dan Ersandrina Devega sering melakukan error hingga terus tertinggal 23-15. Attack dilakukan Irina ke posisi 5 pertahanan Electric PLN hingga Pertamina Enduro menang 25-15.
Di awal set kedua, Pertamina Enduro sempat unggul 3-0 dan 5-3. Namun, dua pemain asing Electric PLN, Kara Bajema dan Neriman Ozsoy mulai menemukan ritme permaina hingga balik memimpin 16-13.
Namun, Pertamina Enduro sempat mengejar 21-21. Beberapa kesalahan kembali ditunjukkan Salas hingga kalah 22-25, kedudukan pun jadi 1-1.
Di awal set ketiga, serangan Megawati secara beruntun tiga kali sempat menyamakan kedudukan 3-3 bahkan Pertamina unggul 8-5; hingga 13-8.
Namun, seringnya kesalahan dilakukan pemain Pertamina Enduro, terutama pemain asingnya Wilma Salas saat kedudukan 21-21 kembali tertinggal 21-23.
Sempat menyamakan kedudukan 23-23 melalui smes Megawati dan Salas. Namun, dua poin beruntun dari Kara Bajema dan Neriman Ozsoy membawa Electric PLN meraih kemenangan 25-23 hingga Electric PLN menang 2-1.
Di set keempat Pertamina Enduro tampil lebih baik dengan terus memimpin 4-3, 16-13 hingga 22-20. Serangan block out Megawati dan attack Irina membuat Pertamina Enduro menang 25-21.
Kedudukan pun berubah menjadi 2-2.
Di set penentuan atau kelima, pemain anyar Pertamina Enduro, Irina sudah kelelahan, sedangkan penampilan Salas kurang stabil dan Megawati jarang diberi kesempatan melakukan serangan attack maupun back attack tertinggal 4-6 dan akhirnya menyerah 11-5.
Electric PLN pun menang 3-2 atas Pertamina Enduro sekaligus membalas dua kekalahan di dua pertemuan penyisihan.
Di pertandingan sebelumnya, tim putra Jakarta Bhayangkara Presisi mengalahkan Surabaya Samator 3-0 (26-24, 25-16, 25-16). (ful/KPO-3)















