YOGYAKARTA, Kalimantanpost.com – Bupati Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) DPRD Kabupaten HST yang berlangsung di Hotel Fortuna Grande Malioboro, Yogyakarta, Jumat (3/4/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Samsul Rizal menegaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2014 Pasal 365 ayat 1, DPRD memiliki tiga fungsi utama, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan.
“Ketiga fungsi ini harus berjalan secara optimal agar tata kelola pemerintahan dapat dilaksanakan secara akuntabel, efektif, dan transparan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti semakin kompleksnya tantangan dalam pengelolaan keuangan daerah saat ini, seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap transparansi, keadilan ekonomi, serta reformasi hukum. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan terhadap APBD, termasuk dalam penganggaran dana hibah dan bantuan sosial.
Menurutnya, pengawasan tidak hanya sebatas administrasi atau memeriksa angka, tetapi harus memastikan bahwa setiap penggunaan anggaran benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.
Lebih lanjut, Bupati menilai pelaksanaan Bimtek DPRD ini sangat penting sebagai sarana peningkatan kapasitas, pemahaman, dan kompetensi anggota DPRD, khususnya dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran secara optimal.
“DPRD memiliki peran strategis dalam memastikan setiap program, hibah, bansos, dan kegiatan pembangunan dilaksanakan sesuai perencanaan serta tepat sasaran, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan pertanggungjawaban,” ujarnya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih baik, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Tak lupa, Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada para narasumber yang telah berkenan berbagi ilmu dalam kegiatan Bimtek tersebut.
Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum ini dengan maksimal, aktif berdiskusi, serta menyamakan persepsi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, efektif, dan transparan.(adv/ary).















