Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Dispersip Banjarmasin Perkuat Akreditasi Baru, Perpustakaan Sekolah Didorong Lebih Berkualitas

×

Dispersip Banjarmasin Perkuat Akreditasi Baru, Perpustakaan Sekolah Didorong Lebih Berkualitas

Sebarkan artikel ini
IMG 20260408 WA0030 scaled e1775639191289
Dispersip Banjarmasin melaksanakan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) Perpustakaan yang digelar di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Rabu (8/4/2026). (Kalimantanpost.com/Nugie)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) terus mendorong peningkatan kualitas perpustakaan sekolah. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perpustakaan Tahun 2026 yang digelar di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Memahami Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah: Strategi Sukses dan Implementasi Nyata”. Fokusnya jelas, memperkuat pemahaman pengelola perpustakaan terhadap sistem akreditasi terbaru.

Kalimantan Post

Bimtek tersebut dibuka oleh Wali Kota Banjarmasin yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako, Lukman Fadlun, didampingi Kepala Dispersip Kota Banjarmasin, Ikhsan Alhak.

Kegiatan ini diikuti oleh para pengelola perpustakaan tingkat Sekolah Dasar dan Menengah, termasuk perwakilan sekolah binaan Kementerian Agama Kota Banjarmasin serta narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Dalam sambutannya, Lukman Fadlun menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dispersip dalam meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan sekolah di Kota Banjarmasin.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dispersip Kota Banjarmasin atas komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan sekolah,” ujarnya.

Ia menegaskan perpustakaan sekolah memiliki peran penting sebagai pusat sumber belajar sekaligus penggerak budaya literasi di lingkungan pendidikan.

Namun demikian, ia juga mengakui bahwa pemahaman pengelola perpustakaan terhadap instrumen akreditasi terbaru masih belum optimal, sehingga perlu ditingkatkan melalui kegiatan seperti Bimtek ini.

“Perpustakaan sekolah memiliki peran strategis, tapi pemahaman terhadap instrumen akreditasi terbaru masih perlu diperkuat agar sekolah lebih siap menghadapi proses akreditasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, kebijakan terbaru dari Perpustakaan Nasional melalui Keputusan Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 187 Tahun 2025 menuntut adanya pemahaman yang lebih komprehensif terhadap instrumen baru.

Menurutnya, akreditasi perpustakaan tidak hanya bersifat administratif, melainkan menjadi upaya memastikan perpustakaan benar-benar berfungsi sebagai pusat pengetahuan yang aktif dan berdampak.

Baca Juga :  Rektor UNISKA MAB Banjarmasin Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Target Cetak Lebih Banyak Profesor

“Akreditasi bukan sekadar administrasi, tetapi bagaimana perpustakaan bisa hidup dan memberi dampak nyata bagi peningkatan literasi siswa,” tegasnya.

Instrumen akreditasi terbaru sendiri kini disederhanakan menjadi enam komponen utama, meliputi koleksi, sarana dan prasarana, pelayanan, tenaga, pengelolaan, serta komponen penguat lainnya.

Penilaian juga tidak lagi berfokus pada kelengkapan fisik semata, tetapi turut menilai pemanfaatan perpustakaan, tata kelola, hingga penggunaan teknologi dan digitalisasi.

Sementara itu, Kepala Dispersip Kota Banjarmasin, Ikhsan Alhak, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahun.

“Kegiatan ini merupakan program serial tahunan, hari ini diikuti sekitar 150 peserta dari tingkat SD dan SMP, termasuk dari lingkup Kementerian Agama,” ujarnya.

Ia menambahkan, tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman menyeluruh agar pengelolaan perpustakaan sekolah semakin profesional dan siap menghadapi akreditasi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap perpustakaan sekolah dapat berkembang lebih adaptif terhadap teknologi, sekaligus mampu mendorong peningkatan budaya literasi dan kualitas pendidikan di Kota Banjarmasin. (nug/KPO-3)

Iklan
Iklan