BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Kemacetan panjang terjadi di kawasan keluar Universitas Lambung Mangkurat, Kamis (9/4/2026) sore, setelah sebuah truk mengalami kerusakan di badan jalan. Insiden tersebut langsung memicu antrean kendaraan yang mengular hingga mendekati kawasan Jembatan S.Parman.
Kemacetan terjadi sekitar pukul 15.00 Wita dan terus berlanjut hingga sore hari. Volume kendaraan yang padat, ditambah posisi truk yang menghalangi sebagian ruas jalan, membuat arus lalu lintas tersendat parah.
Pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa bergerak perlahan, bahkan beberapa titik mengalami kondisi nyaris tidak bergerak. Banyak pengendara memilih mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan yang semakin parah.
Sejumlah warga menyebut kondisi ini cukup mengganggu aktivitas, terutama bagi mereka yang hendak pulang kerja atau menjemput anak sekolah. Waktu tempuh yang biasanya singkat berubah menjadi berlipat ganda.
Di tengah kondisi tersebut, aparat kepolisian terlihat turun langsung ke lapangan untuk mengatur arus lalu lintas. Upaya penguraian kemacetan dilakukan dengan sistem buka tutup jalur serta mengarahkan kendaraan agar tetap bergerak.
Selain mengatur lalu lintas, petugas juga berupaya mempercepat penanganan truk yang mengalami kerusakan agar segera dipindahkan dari badan jalan. Hal ini dinilai penting untuk memulihkan kembali kelancaran arus kendaraan.
Hingga saat ini, kondisi lalu lintas masih terpantau padat merayap. Pengendara diimbau untuk tetap bersabar, berhati-hati, serta mempertimbangkan rute alternatif selama proses penanganan masih berlangsung. (nug/KPO-3)















