Banjarbaru, KP – Salah satu poin krusial yang disampaikan Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan adalah kesiapan kendaraan taktis (Rantis) Tambora.
Kapolda soroti dan memperingatkan agar kendaraan ini selalu dalam kondisi prima, terutama saat menghadapi situasi unjuk rasa
Jaga kesiapan kendaraan dinas dan Kapolda memberikan instruksi tegas kepada seluruh personel untuk menjaga kebersihan dan kesiapan kendaraan dinas setiap saat.
Semua disampaikan dalam sebuah pengecekan kendaraan,Rabu (1/4).
“Perawatan kendaraan tidak boleh dilakukan hanya saat akan ada pengecekan, melainkan harus menjadi rutinitas harian demi menunjang operasional kepolisian,” tegas Kapolda didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Adam Erwindi.
Kapolda mengingatkan agar setiap satuan kerja (Satker) memaksimalkan penggunaan anggaran pemeliharaan dan perawatan (Harwat) yang telah tersedia.Juga memberikan solusi jika anggaran di tingkat Satker dirasa kurang. Satker dapat mengajukan tambahan anggaran ke Kapolda melalui dana Dukungan Operasional (Dukops) atau dana Samsat untuk kendaraan yang tidak memiliki alokasi anggaran khusus.
Para personel diminta segera melaporkan setiap kerusakan melalui nota dinas agar bisa segera diperbaiki dengan anggaran yang ada, termasuk dukungan dari Mabes Polri jika diperlukan.
“Jangan sampai Rantis Tambora ini macet di tengah unjuk rasa.
Jika kendaraan berhenti dan tidak bisa jalan, itu membahayakan keselamatan personel di dalamnya,” tegas Kapolda lagi.
Selain Rantis Tambora, unit kendaraan Raimas juga menjadi perhatian.
Kapolda menginstruksikan agar kendaraan Raimas yang sudah tidak layak segera diganti atau dilakukan pengecatan ulang ke warna standar abu-abu menggunakan anggaran Harwat yang tersedia. (K-2)















