ITALIA, Kalimantanpost.com – Lima penyelamatan yang dilakukan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi masih belum mampu membawa US Cremonese dari kekalahan atas tamunya Bologna 1-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadio Giovanni Zini, Minggu (5/4/2026) waktu setempat.
Emil pun mendapat rating cukup rendah dari flashscore, hanya 5,6.
Kekalahan tersebut membuat Cremonese berada satu tingkat di atas zona degradasi atau peringkat 17 dengan poin 27 dari 31 kali main, karena memiliki rekor head-to-head yang lebih baik atas US Lecce
Sementara itu Bologna di posisi 8 dengan 45 poin dari 31 kali tampil.
Cremonese yang baru sekali memetik kemenangan dari 17 pertandingan terakhir, mengawali pertandingan buruk, terutama lini pertahanannya.
Pertandingan baru berjalan 3 menit, Joao Mario mampu membobol gawang Emil Audero memanfaatkan umpan matang Juan Miranda. Mario kemudian melambung bola, melewati Emil Audero dan masuk ke gawang.
Unggul 1-0, Bologna terus menggempur pertahanan tim tuan rumah dan beberapa peluang di dapat melalui Santiago Castro dan Federico Bernardeschi, tapi masih menyamping gawang Emil Audero.
Akhirnya Bologna memperbesar keunggulan menjadi 2-0 pada menit 16.
Bek sayap tim tamu, Miranda memberikan umpan kepada Jonathan Rowe di dalam kotak penalti. Umpan tersebut memungkinkan Rowe untuk menyelesaikan peluang dengan tembakan rendah ke tengah gawang yang dikawal Emil.
Di menit 33, pemain Bologna Santiago Castro melewati bek di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan ke sisi kiri gawang, tetapi Emil Audero melakukan penyelamatan refleks yang brilian untuk menggagalkannya.
Lalu, di menit 42, pemain Bologna Nikola Moro mengambil tendangan bebas dari luar kotak penalti dan mencoba mengubahnya menjadi gol. Ia menendangnya, untungnya hanya membentur mistar gawang Emil dan memantul menjauh.
Kedudukan 2-0 bertahan hingga turun minum.
Barulah memasuki babak kedua, Cremonese tampil lebih baik. Di menit 60, kiper Bologna, Federico Ravaglia melakukan penyelamatan sensasional untuk menggagalkan peluang emas. Bola pantul jatuh ke kaki pemain Cremonese, Federico Bonazzoli di dalam kotak penalti dan dia menendang ke arah gawang, tetapi bola malah masuk ke sarung tangan kiper dan bukan ke tengah gawang.
Drama terjadi di menit 90 ketika Grigiorossi mendapatkan penalti setelah pelanggaran yang dilakukan oleh Ravaglia. Bonazzoli maju untuk mengambil tendangan penalti dan ia berhasil mencetak gol untuk menciptakan akhir pertandingan yang dramatis yang juga diwarnai kartu merah untuk Youssef Maleh dan Lewis Ferguson.
Giliran pemain Bologna, Lewis Ferguson mendapat kartu kuning kedua pada menit 90+6.
Kedudukan 2-1 untuk Bologna bertahan hingga pertandingan berakhir. (ful/KPO-3)















