Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Pemain Asal Banjarmasin Imam Anshori tak Pikirkan Lawan Indonesia di Semifinal ASEAN Futsal Championship 2026

×

Pemain Asal Banjarmasin Imam Anshori tak Pikirkan Lawan Indonesia di Semifinal ASEAN Futsal Championship 2026

Sebarkan artikel ini
IMG 20260409 WA0009
Pemain Timnas Futsal Indonesia asal Banjarmasin Muhammad Imam Ashori berusaha melewati hadangan pemain Australia. Indonesia menang 3-2 atas Australia dalam pertandingan ASEAN Futsal Championship 2026 di Nonthaburi Hall, Bangkok, Thailand pada Rabu (8/4/2026). (Kalimantanpost.com/Repro media centre KFI)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Tim nasional futsal Indonesia akan berjumpa Vietnam dalam pertandingan semifinal
ASEAN Futsal Championship 2026 di Nonthaburi Hall, Bangkok, Thailand yang akan digelar Jumat (10/4/2028) pukul 17.00 WIB.

Indonesia sendiri menjadi juara Grup B usai dalam pertandingan terakhir berhasil membungkam saingannya Australia secara dramatis 3-2, Rabu (8/4).

Kalimantan Post

Sementara Vietnam menjadi runner up Grup A setelah dipertandingan terakhir dikalahkan tuan rumah Thailand 2-4, Rabu malam.

Pertandingan semifinal lainnya, Thailand menjadi juara Grup A akan ditantang Australia sebagai runner up Grup B.

“Alhamdulillah tentunya sangat bersyukur bisa menang hari ini dan memastikan lolos ke semi final menjadi juara grub. Ini berkat kerja keras dan usaha tim dan yang paling khusus menjalankan skema apa kata pelatih,” ujar Muhammad Imam Anshori, pemain asal Banjarmasin yang dihubungi di Bangkok, Rabu (8/4) malam.

Secara pribadi, lanjut dia,
kalau pribadi dirinya tak begitu bergantung sama lawan yang akan di hadapi nanti di semi final.

“Sapa pun lawan nya yang pasti kita akan habis-habisan di semi final nanti,. Usai pertandingan ini, saya akan menjaga kondisi dengan istirahat yang cukup buat match nanti di semi final agar pas di semi final staminanya fit dan stabil,” papar alumni SMAN 1 Banjarmasin ini.

Mengenai dipertandingan ketiga melawan Australia belum bisa mencetak gol, padahal beberapa peluang yang didapatnya, menurut Imam mungkin banyak, cuma belum rezekinya saja buat cetak gol.

Imam Anshari yang diturunkan pelatih Indonesia dipaket kedua bersama Yogi Saputra Muhammad Sanjaya dan Dipo Arrahman beberapa kali mendapat peluang mencetak gol.

Misalnya di menit 10, tendangan keras Imam masih membentur pemain Australia dan beberapa menit kemudian sepakannya ke samping kiri gawang lawan.

Baca Juga :  PSIS Semarang Sudah Analisa Kelebihan dan Kekurangan Barito Putera

Selanjutnya di menit 17 tendangan pemain yang membela klub Pangsuma FC Kalbar masih ke samping kanan gawang Australia.

Begitu juga tendangan bebas Imam di menit 35 masih bisa di blok kiper Australia.

Timnas Indonesia yang cukup mendominasi permainan bisa mencetak gol di menit 9. Berawal terobosan dilakukan pemain Fafage Banua, Andarias Kareth dari sisi kiri pertahanan lawan dan kemudian memberikan umpan ke mulut gawang kemudian disambar Andres Dwi Persada Putra berbuah gol.

Australia yang tampil ngotot mampu memberikan perlawanan sepadan dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 berkat gol Jyden Jacob Harb pada menit ke-19 lewat tendangan bebas menyusur yang gagal diantisipasi kiper Indonesia, Angga Ariansyah.

Bahkan Australia balik unggul menjadi 2-1 pada menit 35 melalui Wade Matthew Giovenali yang mampu membobol gawang Albagir.

Berselang satu menit, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan 2-2 lewat Andres Dwi Persada Putra. Berawal menerima umpan lemparan kiper Albagir dan kemudian menahan dadanya, selanjutnya melakukan tendangan keras yang gagal diantisipasi kiper Australia, Noah Dov.

​Di 35 detik menjelang berakhir pertandingan atau menit ke-40, Muhammad Sanjaya tampil sebagai pahlawan dengan menceploskan gol penentu kemenangan, sekaligus mengunci skor akhir 3-2 untuk kemenangan Indonesia.

Kemenangan dramatis tersebut mengantarkan Indonesia menjadi juara Grup B dengan poin sempurna 9 dengan memetik tiga kemenangan. Sebaliknya Australia harus puas sebagai runner up Grup B dengan poin 6 dari 2 kali menang dan sekali kalah. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan