Pelaihari, KP – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 2 Pelaihari.
Langkah ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait penyediaan layanan tenaga pendamping bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) yang berlangsung di Aula SLB Negeri 2 Pelaihari, Jalan A. Yani KM 07 Desa Ambungan, Kamis (2/4/2026).
Prosesi penandatanganan dilakukan langsung oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., bersama Kepala SLB Negeri 2 Pelaihari, Maisyanti Disi Fatimah, S.Pd.I., M.Pd. Kesepakatan ini menjadi landasan formal bagi kedua belah pihak untuk memberikan perhatian serta pelayanan prima bagi para siswa disabilitas.
Kerja sama ini melampaui aspek seremonial dengan menyasar berbagai poin strategis, mulai dari edukasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) terkait bahaya narkotika, pembinaan karakter sejak dini, hingga perlindungan anak guna menciptakan ekosistem sekolah yang aman dan ramah bagi siswa berkebutuhan khusus melalui pendampingan personal oleh personel Polri.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menegaskan bahwa poin terpenting dari kerja sama ini adalah keberlanjutan dan implementasi di lapangan. Ia berharap sosok polisi dapat hadir sebagai sahabat bagi para siswa SLB.
“Semoga kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang besar dan berkelanjutan, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak berkebutuhan khusus agar memiliki masa depan yang lebih cerah,” ungkap Ricky Boy.
Kehadiran personel di lingkungan sekolah diharapkan mampu menghapus stigma rasa takut anak-anak terhadap aparat, sekaligus memberikan rasa aman yang mendalam.
Kepala SLB Negeri 2 Pelaihari, Maisyanti Disi Fatimah, menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah maju bagi dunia pendidikan inklusif di Tanah Laut.
Dukungan dari institusi kepolisian dinilai akan sangat membantu sekolah dalam memberikan pengamanan dan edukasi khusus bagi para siswa yang memiliki keterbatasan fisik maupun mental.
Kegiatan ini merupakan representasi nyata dari kepedulian Polri terhadap kesetaraan hak pendidikan, sekaligus langkah strategis dalam menciptakan wilayah Kabupaten Tanah Laut yang inklusif dan penuh perhatian. (rzk/K-6)















