JAKARTA, Kalimantanpost.com – Ketua DPRD Kalsel Supian HK bersama anggota dewan mengantarkan langsung aspirasi gabungan BEM se-Kalsel ke DPR RI, Kamis (2/4/2026). Tak sekadar menyerahkan dokumen tuntutan, rombongan juga menggelar dialog di Ruang Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) dengan anggota Komisi III.
Aspirasi tersebut sebelumnya diterima DPRD Kalsel saat audiensi dengan mahasiswa. Sedikitnya lima isu strategis disuarakan, yakni evaluasi sistem penegakan hukum oleh Kapolri, penguatan peran Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), perbaikan regulasi perizinan pelaut di Kotabaru, penutupan tambang ilegal dan pemberantasan mafia tanah serta pencemaran lingkungan, hingga dorongan lahirnya regulasi yang lebih berpihak kepada rakyat.
Supian HK mengapresiasi kesediaan Komisi III menerima aspirasi mahasiswa yang dijembatani DPRD Kalsel. Menurutnya, pertemuan ini menjadi bentuk estafet penyaluran aspirasi daerah ke tingkat pusat agar memperoleh perhatian lintas lembaga.
“Kami berharap DPR RI segera menindaklanjuti dengan rapat bersama mitra kerja terkait isu-isu strategis yang disampaikan mahasiswa Kalsel. Aspirasi ini harus mendapat respons nyata,” ujarnya.
Ia menegaskan, DPRD Kalsel berkomitmen mengawal suara mahasiswa agar benar-benar didengar pemerintah pusat. Respons yang cepat dan tepat, lanjutnya, diharapkan dapat meningkatkan kembali kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian serta menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, hadir anggota Komisi III DPR RI, di antaranya Rikwanto (Fraksi Golkar), Mahfud Arifin (Fraksi NasDem), dan Endang Agustina (Fraksi PAN). Mereka menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi tersebut di tingkat nasional.
DPRD Kalsel berharap dialog ini menjadi pintu masuk lahirnya langkah konkret pemerintah dan DPR RI dalam menjawab tuntutan mahasiswa serta mendorong perbaikan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat Kalimantan Selatan.(rel/KPO-1)















