Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Video Keributan Remaja di Keramat Banjarmasin Viral, Polisi Ambil Tindakan

×

Video Keributan Remaja di Keramat Banjarmasin Viral, Polisi Ambil Tindakan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260411 WA0043 e1775905245476
VIRAL - Video keributan di Jalan Keramat, Kecamatan Banjarmasin Timur yang viral di media sosial dan memicu kekhawatiran masyarakat. (Kalimantanpost.com/repro warga)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Video berdurasi sekitar 6 menit yang merekam dugaan keributan di Jalan Keramat, Kecamatan Banjarmasin Timur, viral di media sosial dan memicu kekhawatiran masyarakat.

Dalam video tersebut terlihat sekelompok remaja membawa senjata tajam dan balok kayu. Terdengar pula suara seorang perempuan yang diduga merekam kejadian, mengikuti seorang pria berjaket pink yang terlihat menyembunyikan senjata tajam jenis samurai di bagian belakang tubuhnya.

Kalimantan Post

Menindaklanjuti viralnya video itu, Polsek Banjarmasin Timur langsung mengambil langkah cepat dengan memanggil 6 orang yang diduga terlibat untuk diperiksa. Orang tua mereka juga turut dipanggil guna dilakukan pembinaan.

Kapolsek Banjarmasin Timur AKP Morris Widhi Harto melalui Kanit Reskrim Ipda Sukma Yudhistira Nugraha menjelaskan, tidak ada senjata tajam yang diamankan oleh pihak kepolisian.

“Untuk sajam tidak ada yang diamankan karena sudah dibuang oleh keluarganya supaya tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, kejadian tersebut bukan merupakan tawuran antar kelompok besar, melainkan konflik antar individu yang masih berasal dari lingkungan yang sama.

“Kejadian ini satu minggu yang lalu dan bukan antar kelompok. Yang bermasalah masih sekampung, hanya saja ada teman dari kampung lain yang kebetulan sedang bermain di tempat itu sehingga sempat terjadi ajakan tawuran,” jelas kanit, Sabtu (11/4/2026)

Lebih lanjut, pihak kepolisian menyebut bahwa persoalan tersebut sebenarnya telah diselesaikan secara kekeluargaan di lingkungan mereka.

“Yang bermasalah ternyata masih berkeluarga, jadi setelah kejadian itu sebenarnya sudah bisa diselesaikan di lingkungan mereka,” tambahnya.

Salah satu remaja yang diamankan diketahui merupakan pihak yang membawa senjata tajam dalam video tersebut. Meski demikian, kepolisian menekankan pendekatan pembinaan mengingat para pelaku masih berusia muda.

Polisi pun mengimbau kepada para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam tindakan yang berpotensi melanggar hukum. (yul/KPO-4)

Baca Juga :  “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Iklan
Iklan