BANJARBARU, Kalimantanpost.com – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan wisuda ke-127 yang mengukuhkan sebanyak 1.300 peserta sebagai lulusan ULM berdasarkan SK Rektor Nomor 5994/UN8/TU.00.01/2025.
Selain mengukuhkan ribuan lulusan, ULM juga baru saja meraih akreditasi gemilang untuk empat program studi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Rektor ULM Prof Dr H Ahmad Alim Bachri mengatakan, wisuda bukan sekadar seremoni, melainkan tonggak kontribusi alumni bagi pembangunan daerah dan bangsa.
“Alhamdulillah, hari ini kita kukuhkan 1.300 wisudawan. Harapan kita, mereka menjadi duta-duta ULM yang membawa nama baik kampus di Kalsel dan di tingkat nasional,” ujarnya.
Adapun rincian lulusan Wisuda ke-127, yakni Program Diploma 63 orang, Program Sarjana (S1) 791 orang, Program Profesi 242 orang, Program Magister (S2) 187 orang, Program Spesialis 13 orang dan Program Doktor (S3) 4 orang.
Pada momen ini, ULM juga memberikan penghargaan kepada 13 wisudawan terbaik dari berbagai jenjang pendidikan. Mereka dinilai berdasarkan IPK tertinggi dan masa studi yang efisien.
Prof Ahmad juga menekankan pentingnya keberlanjutan pendidikan, dan pembelajaran di ULM harus menjadi bekal untuk kiprah akademik dan profesion yang lebih luas.
“Kami dorong para lulusan untuk melanjutkan studi ke jenjang S2, S3, dan seterusnya,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor mengumumkan bertambahnya empat guru besar baru di lingkungan ULM, dua di antaranya berasal dari Fakultas MIPA.
“Pengukuhan akan menyesuaikan kesiapan masing-masing guru besar,” jelasnya.
ULM juga menerima kabar baik dari LAMEMBA. Empat prodi di FEB berhasil meraih akreditasi nasional: tiga dengan predikat Unggul (S1 Akuntansi, S1 Manajemen, dan S2 Manajemen), serta satu dengan predikat Baik Sekali (S3 Manajemen). Akreditasi ini berlaku hingga 29 September 2030.
“Capaian ini menunjukkan bahwa tata kelola, mutu akademik, dan kualitas lulusan FEB ULM telah diakui secara nasional. Ini menjadi barometer bahwa penjaminan mutu di ULM berjalan optimal,” tutup Prof Ahmad.
Dengan berbagai capaian tersebut, ULM semakin menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi rujukan utama di Kalimantan—kampus yang konsisten menjaga mutu, memperluas daya saing, dan menghidupi semangat Asta Cipta dalam setiap langkah akademik dan kontribusi publik.
Sementara itu, Gubernur Kalsel H Muhidin diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rusma Khazairin menekankan, ilmu pengetahuan yang dimiliki harus memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar. Oleh karena itu, para lulusan diharapkan mampu menjadi generasi yang adaptif, inovatif, serta melek teknologi.
“Untuk itu, jadilah generasi yang adaptif terhadap perubahan, inovatif terhadap perkembangan zaman, serta melek teknologi, namun tetap berpegang pada nilai-nilai agama, etika, dan budaya,” tambahnya.
Selain itu, para wisudawan juga diingatkan pentingnya menjaga integritas dan terus belajar di tengah dinamika perkembangan zaman.
“Bangunlah integritas, jaga kejujuran, serta terus dan terus belajar. Di era saat ini, yang mampu bertahan bukan hanya yang paling pintar, tetapi mereka yang mau belajar dan terus beradaptasi terhadap perubahan zaman,” pungkasnya. (adv/lyn/KPO-4).















