Banjarbaru, KP – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) menggelar Lomba Desain Produk Unggulan Sasirangan Pewarna Alam bertema “Sasirangan Kontemporer”. Kompetisi ini digelar sebagai upaya mendorong kreativitas sekaligus meningkatkan daya saing produk unggulan daerah berbasis kain khas Banua.
Pendaftaran lomba dibuka mulai 26 Mei hingga 21 Juli 2026, sementara pelaksanaan lomba dijadwalkan berlangsung pada 28 Juli 2026 di Aeris Hotel Banjarbaru.
Kompetisi tersebut ditujukan bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Banjarbaru. Peserta diwajibkan memiliki KTP Banjarbaru serta Nomor Induk Berusaha (NIB).
Dalam ketentuan lomba, peserta diminta menyiapkan makna filosofi motif sasirangan yang dibuat serta membawa dua bahan, yakni kain yang akan dilombakan dan bahan kain sasirangan yang telah dijadikan produk untuk ditampilkan oleh masing-masing pengrajin.
Panitia juga menetapkan bahwa penggunaan desain sasirangan kontemporer minimal 50 persen dari keseluruhan desain. Selain itu, desain yang menjadi pemenang nantinya akan menjadi milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta tidak diperbolehkan dipublikasikan maupun diperbanyak tanpa persetujuan dinas.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan total hadiah pembinaan jutaan rupiah. Juara I akan menerima Rp 5 juta, juara II Rp 4 juta, juara III Rp 3 juta, juara harapan I Rp 2,5 juta, juara harapan II Rp 2 juta, serta juara favorit Rp 1,5 juta.
Tak hanya itu, pemenang lomba juga berkesempatan mengikuti magang di Balai Batik Kementerian Perindustrian Yogyakarta guna meningkatkan keterampilan dan wawasan terkait pengembangan produk berbasis kain tradisional.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap inovasi produk sasirangan berbahan pewarna alami semakin berkembang sekaligus memperkuat identitas budaya lokal di tengah tren fesyen kontemporer. (Dev/K-5)















