Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Pemprov Kalsel Gelontorkan Bantuan Pertanian 4,071 Miliar ke Tala

×

Pemprov Kalsel Gelontorkan Bantuan Pertanian 4,071 Miliar ke Tala

Sebarkan artikel ini
1 4 klm Kontrak Pemprov 29 Pemprov Kalsel Gelontorkan bantuan pertanian
DISERAHKAN -Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalsel, H Muhidin, kepada Bupati Tala, H. Rahmat Trianto pada kegiatan Pencanangan Kabupaten Tala sebagai Sentra Jagung Provinsi Kalsel di lahan panen jagung Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Senin (29/6). (adv prov)

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah.

Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, Pemprov Kalsel menyalurkan bantuan pertanian senilai lebih dari Rp2,4 miliar kepada Kabupaten Tanah Laut (Tala) untuk mendukung pengembangan komoditas jagung.

Kalimantan Post

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalsel, H Muhidin, kepada Bupati Tala, H. Rahmat Trianto pada kegiatan Pencanangan Kabupaten Tala sebagai Sentra Jagung Provinsi Kalsel di lahan panen jagung Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Senin (29/6).

Bantuan yang disalurkan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel meliputi berbagai sarana dan prasarana pertanian dengan total nilai Rp2.134.325.000. Selain itu, Pemprov juga memberikan bantuan benih jagung hibrida senilai Rp327.150.000 guna meningkatkan produktivitas lahan jagung di Kabupaten Tanah Laut.

Gubernur H. Muhidin, mengatakan pemerintah provinsi akan terus hadir memberikan dukungan kepada para petani melalui berbagai program bantuan pertanian agar produksi pangan terus meningkat.

“Alhamdulillah, dari dulu kita terus memberikan bantuan kepada para petani.

Mudah-mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman, menjelaskan bantuan yang diberikan tidak hanya berupa benih, tetapi juga alat dan mesin pertanian untuk memperkuat mekanisasi pertanian.

Ia mengatakan, Pemprov Kalsel menyerahkan empat unit corn combine harvester atau mesin panen jagung yang mampu memanen sekaligus memipil jagung dengan nilai sekitar Rp2 miliar.

Selain itu, disalurkan pula lima unit traktor pengolah lahan senilai sekitar Rp1,9 miliar untuk mendukung percepatan pengolahan lahan pertanian.

Di samping bantuan alat mesin pertanian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel juga telah mengalokasikan bantuan pupuk, benih, serta berbagai kebutuhan produksi pertanian lainnya senilai lebih dari Rp2 miliar sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Tala.

Baca Juga :  Bang Dhin Soroti Rendahnya Serapan Belanja dan SiLPA Rp2,97 Triliun

Syamsir berharap pencanangan Kabupaten Tala sebagai Sentra Jagung Kalsel dapat menjadi model pengembangan jagung bagi kabupaten lain seperti Kotabaru, Tanah Bumbu, Tapin, dan Kabupaten Banjar.

Menurutnya, pemerintah kabupaten perlu segera menetapkan kecamatan-kecamatan prioritas pengembangan jagung agar program dapat berjalan lebih efektif sesuai kewenangan daerah.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga semangat petani dengan memastikan adanya dukungan pemerintah, kepastian harga melalui Surat Keputusan Gubernur tentang referensi harga jagung, serta kesiapan industri pakan ternak untuk menyerap hasil panen petani.

“Kami tidak ingin petani meninggalkan tanaman jagung karena merasa tidak mendapat dukungan atau harga jual yang rendah.

Karena itu, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan seluruh pemangku kepentingan harus bergerak cepat agar produksi jagung terus meningkat dan kesejahteraan petani ikut terangkat,” katanya.

Dengan pencanangan Tala sebagai Sentra Jagung Provinsi Kalsel, Pemprov berharap daerah tersebut mampu menjadi pusat pengembangan jagung sekaligus menjadi contoh bagi kabupaten lainnya dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di Kalimantan Selatan. (adv/K-2)

Iklan
Iklan