Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Hingga Pertengahan Juli PAD Tembus 53,83 Persen, Pemko Banjarmasin Optimistis Target Rp721 Miliar Tercapai

×

Hingga Pertengahan Juli PAD Tembus 53,83 Persen, Pemko Banjarmasin Optimistis Target Rp721 Miliar Tercapai

Sebarkan artikel ini
IMG 20260722 WA0038
Kepala Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin, Edy Wibowo. (Kalimantanpost.com/Repro)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin optimistis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2026 dapat tercapai hingga akhir tahun. Keyakinan tersebut muncul setelah realisasi penerimaan daerah menunjukkan tren yang cukup positif hingga pertengahan Juli, sehingga pemerintah melihat peluang besar untuk memenuhi target yang telah ditetapkan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin, Edy Wibowo, mengatakan hingga 17 Juli 2026 capaian pendapatan daerah secara keseluruhan telah mencapai 59,33 persen. Sementara itu, realisasi PAD tercatat berada di angka 53,83 persen dari target yang ditetapkan.

Kalimantan Post

“Untuk capaian PAD sendiri sudah berada di angka 53,83 persen, jika dipilah, pendapatan tanpa transfer pusat berada di angka 52,93 persen, sedangkan pendapatan tanpa transfer provinsi telah mencapai 92,59 persen,” ujar Edy.

Ia menjelaskan, dari target PAD murni sebesar Rp605,8 miliar yang menjadi bagian dari total target pendapatan daerah sebesar Rp721 miliar, hingga pertengahan Juli telah berhasil direalisasikan sekitar Rp326,1 miliar. Capaian tersebut dinilai cukup menggembirakan dan menjadi modal positif untuk mengejar target pada semester kedua tahun ini.

Menurut Edy, sejumlah sektor memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap peningkatan PAD. Realisasi penerimaan dari pajak daerah telah mencapai 49,95 persen, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar 79,83 persen, sedangkan kategori lain-lain PAD yang sah bahkan melampaui target awal dengan capaian mencapai 140 persen.

Tak hanya itu, sektor retribusi daerah juga menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Hingga pertengahan Juli, realisasinya telah mendekati 95 persen. Dengan tren tersebut, BPKPAD optimistis penerimaan dari sektor retribusi mampu menembus target bahkan berpotensi melampaui target yang telah ditetapkan pada akhir tahun anggaran.

Baca Juga :  Sekda Pimpin Penyusunan Dashboard Pimpinan, Perkuat Pengambilan Keputusan Berbasis Data

“Insyaallah target ini bisa tercapai, untuk retribusi atau pengolahan daerah, insyaallah bisa tembus 100 persen, bahkan berpotensi mencapai 110 persen,” ungkapnya.

Untuk menjaga tren positif tersebut, BPKPAD akan terus melakukan langkah intensifikasi terhadap sejumlah sektor pajak yang masih memiliki potensi peningkatan. Di antaranya Pajak Makanan dan Minuman, Pajak Tenaga Listrik, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Hiburan, hingga penerimaan dari Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Edy berharap optimalisasi di berbagai sektor tersebut mampu mendorong pendapatan daerah sehingga target keseluruhan sebesar Rp721 miliar dapat terealisasi sesuai harapan. (nug/KPO-3)

Iklan
Iklan