Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Gempar, Penarik Ojek Ditemukan Tak Bernyawa Saat Istirahat di Seberang Kantor BNN Kalsel

×

Gempar, Penarik Ojek Ditemukan Tak Bernyawa Saat Istirahat di Seberang Kantor BNN Kalsel

Sebarkan artikel ini
IMG 20210807 WA0038

Banjarmasin, KP – Seorang pengojek ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, korban diketahui bernama Masri alias Toke (50), dia ditemukan terduduk di Jalan D I Panjaitan atau Jalan Jawa Banjarmasin Tengah, tepatnya di seberang Kantor BNN Kalsel, Sabtu (7/8/2021) pagi, sekitar pukul 08.30 WITA.

Kalimantan Post

Korban diketahui beralamat di Jalan Alalak Berangas, Kompleks Arta Raya Perdana, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola). Ia ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi terduduk di depan kios potong rambut. Sementara, sepeda motor yang biasa digunakan untuk mengojek ada didepannya

Sebelumnya, dua orang tukang parkir bernama Burhanudin (52) dan Abdul Hamid (49), warga Jalan D I Panjaitan, Gang 9 November Banjarmasin Tengah, mendapatkan informasi bahwa ada orang pingsan. Lalu, kedua saksi ini langsung mendatangi ke Tempat Kejadian Pekara (TKP), melihat orang tersebut tak sadarkan diri, keduanya langsung mencari bantuan. Sementara, warga lainnya menghubungi anggota Polsek Banjarmasin Tengah.

Tak lama menerima laporan, sejumlah anggota Polsekta Banjarmasin Tengah, bersama Tim Identifikasi Polresta Banjarmasin, langsung melakukan Olah TKP dan mengumpulkan para saksi. Tak lama kemudian, korban langsung dibawa pulang kerumahnya, lantaran pihak keluarga tak mau dilakukan visum.

Dari keterangan Edwin (28), keponakan korban, saat itu ada teman korban yang saya kenal memberitahukan, bahwa pamannya ini ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi terduduk di depan sepeda motornya.

“Mendapatkan informasi itulah, saya langsung menuju ke lokasi, ternyata sudah ada beberapa warga menyaksikan ada orang meninggal dunia. Saat dilihat, memang benar itu paman saya, lalu saya langsung menghubungi anaknya,” ujar Edwin.

Sementara, anak korban bernama M Nafi, mengaku memang ayahnya mempunyai penyakit darah tinggi.

“Ayah sempat mengalami sakit di bagian jantung (menyamak) tiga hari yang lalu, Kamis (5/8/2021). Saya pun sempat menyuruh ayah untuk istirahat saja dan jangan bekerja,” tutur Nafi.

Baca Juga :  KPK Dalami Komunikasi dari Bank BJB ke Ridwan Kamil pada Kasus Iklan

Kapolsekta Banjarmasin Tengah, Kompol Susilo SIk melalui Kanit Reskrim,Iptu I Gusti Ngurah Putra STriK, saat ditanya membenarkan bahwa adanya temuan dan keluarga tak mau dilakukan visum.(Fik/KPO-1)

Iklan
Iklan