Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Jembatan Sei Alalak Berdampak Positif bagi Pengusaha Ekspedisi

×

Jembatan Sei Alalak Berdampak Positif bagi Pengusaha Ekspedisi

Sebarkan artikel ini
8 4klm 8
Jalur Penghubung - Sejumlah pengusaha jasa ekspedisi di Kota Banjarmasin menyambut baik dengan diresmikannya jembatan Sei Alalak sebagai salah satu akses penghubung ke provinsi tetangga, khususnya Kalimantan Tengah (Kalteng). (KP/Opiq)

“Sebelumnya kita harus memutar jauh melalui jalan Gubernur Syarkawi kalau ingin mengantar barang di Wilayah Kalteng. Apalagi di tengah musim penghujan ini jalan di sana kondisinya cukup memprihantikan,” ujar pemilik Ekspedisi Lintas Jawa Group Saut Nathan Samosir

BANJARMASIN, KP – Pasca diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo beberapa waktu lalu, jembatan Sei Alalak di Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah boleh dilewati kembali oleh truk angkutan.

Kalimantan Post

Jembatan yang memiliki fungsi penting sebagai jalur utama akses yang menghubungkan Kota Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala (Batola) hingga Kalimantan Tengah (Kalteng) bini diharapkan semakin memperkuat konektivitas dalam hal memperlancar transportasi antar daerah.

Sehingga, diharapkan akan semakin meningkatkan efisiensi logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kalsel dan provinsi tetangga di provinsi Kalteng.

Sejumlah pengusaha jasa ekspedisi di Kota Banjarmasin pun menyambut baik dengan diperbolehkannya truk pengangkut logistik melintasi jembatan bernilai Rp278 miliar tersebut.

Karena, para sopir tidak perlu bersusah payah lagi melewati Jalan Gubernur Syarkawi untuk mengantar barang ke wilayah Provinsi Kalteng.

“Sebelumnya kita harus memutar jauh melalui jalan Gubernur Syarkawi kalau ingin mengantar barang di Wilayah Kalteng. Apalagi di tengah musim penghujan ini jalan di sana kondisinya cukup memprihantikan,” ujar pemilik Ekspedisi Lintas Jawa Group Saut Nathan Samosir, kemarin.

Ia menambahkan, dengan tidak memutar jauh lagi, tentunya dari sisi ongkos maupun waktu tempuh menjadi lebih efesien.

“Ini sangat membantu kami sebagai pengusaha ekspedisi yang hingga hari ini terus mencoba bertahan, karena bisnis belum sepenuhnya membaik akibat suplai barang dari Banjarmasin – Surabaya maupun sebaliknya masih belum normal,” ungkap Samosir, sapaannya.

Iapun menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua pihak dengan diperbolehkannya truk angkutan barang melintas di Jembatan Sei Alalak.

Baca Juga :  Tanda Kasih dari Bandara Internasional Syamsudin Noor, Penumpang Dapat Kejutan Spesial Valentine

“Semoga setelah ini, bisnis ekspedisi bisa bangkit lagi seiring dengan turunnya level PPKM dan lancarnya arus barang dari wilayah Kalsel ke Kalteng atau pun sebaliknya,” tambah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin dari Fraksi PDIP.

Hal senada diutarakan pemilik usaha ekspedisi lainnya, Abdurrahman, yang juga menyambut baik diperbolehkannya truk barang melewati jembatan yang memiliki panjang 850 meter itu.

Apalagi tambahnya, hampir sebagian besar bisnisnya menyuplai kebutuhan berbagai barang dari Kalsel ke Kalteng.

“Alhamdulillah, dengan sudah dioperasikannya jembatan Sei Alalak ini, kita bisa menekan biaya operasional dan bisa meningkatkan jumlah pengantaran barang,” ucap Owner Ekspedisi Doa Ibu tersebut. (opq/K-1)

Iklan
Iklan