Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

2021 DPRD Banjarmasin Terima 472 Surat Aduhan dan Aspirasi

×

2021 DPRD Banjarmasin Terima 472 Surat Aduhan dan Aspirasi

Sebarkan artikel ini

Banjarmasin, KP – DPRD Kota Banjarmasin tampaknya masih dipercaya sebagai tempat mengadu paling efektif dalam menyampaikan keluhan atas berbagai kebijakan maupun pelaksanaan pembangunan yang dirasakan tidak memihak dan dinilai tidak sesuai aspirasi maupun kepentingan masyarakat.

Terbukti, hampir tiap hari lembaga perwakilan rakyat itu menerima surat masuk terkait pengaduan atau penyampaian aspirasi dari masyarakat dengan harapan agar dapat diperjuangkan dan ditindaklanjuti.

Kalimantan Post

“Dalam sebulannya ada sekitar 40 sampai 50 buah surat yang masuk. Dengan jumlah itu kalau dirata-ratakan hampir setiap hari kerja DPRD Kota Banjarmasin menerima pengaduan atau penyampaian aspirasi dari masyarakat,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin HM Yamin.

Kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya Senin (10/1/202) ia mengemukakan, umumnya pengaduan atau aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui surat itu selanjutnya dibawa dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus ) dewan untuk ditindaklanjuti melalui komisi dengan menetapkan jadwal pertemuan dengan SKPD terkait.”

Dari 4 komisi di lembaga legislatif DPRD Kota Banjarmasin dalam rangka menyikapi pengaduan dan aspirasi disampaikan masyarakat ini paling banyak terkait bidang komisi III dan IV,” ujarnya.

Diungkapkan, sepanjang tahun 2021 lalu khusus surat masuk yang diterima melalui Sekretariat DPRD Banjarmasin sebanyak 472 surat, sedangkan diterima melalui pimpinan dewan sebanyak 451 surat masuk.

Menurutnya pengaduan disampaikan masyarakat secara beragam, seperti permasalahan pendirian bangunan, soal Tempat Hiburan Malam (THM), pembebasan lahan dan permasalahan pedagang kaki lima (PKL), masalah pendidikan dan kesehatan.

Diakuinya selaian pengaduan dan aspirasi masyarakat, DPRD Kota Banjarmasin juga sering menerima kritik yang disampaikan melalui pemberitaan, baik media cetak maupun elektronik.

Umumnya kritik disampaikan ungkapnya, terkait soal optimalisasi fungsi DPRD dalam menjalan tugasnya , hingga soal soal kunjungan kerja atau studi banding yang dilaksanakan DPRD.

Baca Juga :  UNISKA Kembangkan Potensi Desa Sungai Teras Dalam, Ikan Rabuk Saluang Disulap Jadi Produk Unggulan UMKM

“Meski demikian kami segenap pimpinan serta anggota dewan dapat menerima dengan baik dan berlapang dada atas berbagai masukan serta kritikan tersebut ,” tandas unsur pimpinan dewan dari Partai Gerindra ini.

Ditegaskan HM Yamin, sebagai lembaga perwakilan rakyat daerah yang sekaligus merupakan representasi dalam mengemban amanah masyarakat, DPRD Kota Banjarmasin akan terus berupaya meningkatkan peranannya dalam upaya memajukan pembangunan dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat kota ini.

Seperti halnya lanjutnya , dalam melaksanakan program kerja sesuai ketentuan berlaku, upaya peningkatan kapasitas anggota DPRD melalui pelatihan dan studi banding dalam kerangka untuk lebih memperdalam wawasan serta pengetahuan anggota dewan dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.

Lebih jauh ia menjelaskan, selama kurun waktu lebih satu tahun Kota Banjarmasin periode 2019 – 2024 dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya cukup berjalan dengan baik dan mampu menjalin kemitraan serta kerjasama dengan pihak eksekutif (Pemko) dalam rangka menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan kota ini.

Demikian juga kata HM Yamin , keberhasilan dalam melaksanakan fungsi legislasi yang telah mendapatkan apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri terutama terkait dalam membuat dan menganalisa Perda serta pengelola Program Legislasi Daerah (Prolegda) .

Selain itu DPRD Kota Banjarmasin juga mendapat apresiasi dari berbagai DPRD Kabupaten/Kota seluruh Indonesia sebagai objek comparative kerja alat kelengkapan dewan dengan cukup banyaknya menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Kendati kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten/Kota dari sejumlah daerah itu lanjutnya cukup berimplikasi terhadap anggaran penerimaan tamu.

Iklan
Iklan