Kandangan, KP – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengharapkan peran perusahaan yang aktif di daerah, lebih maksimal lagi membantu pembangunan, dengan memaksimalkan program corporate sosial responsibility (CSR).
Pada forum konsultasi publik yang dilaksanakan Bappelitbangda HSS, Rabu (23/2/2022) di Pendopo Bupati HSS, mencari masukan untuk penyempurnaan rancangan awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2023. Forum mengundang anggota DPRD, instansi vertikal, BUMN, BUMD, organisasi, komunitas hingga akademisi.
Saat menyampaikan tanggapan, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten HSS Yuniati menyoroti terkait program CSR dari berbagai perusahaan yang aktif di daerah.
“Saya masih belum melihat, CSR ini banyak menyentuh dan membantu terhadap pembangunan di daerah kita,” ucapnya menekankan.
Perusahaan yang hadir pada forum tersebut salah satunya PT AGM, PT SAM hingga BUMN dan BUMD.
Bahkan politisi PKB tersebut sampai menyebutkan, terkait pembangunan islamic center yang terpaksa harus menyerap APBD yang cukup besar, yang berkaitan kurangnya kontribusi perusahaan dalam CSR nya.
Hal senada, anggota DPRD fraksi PKB Rahmat Iriadi juga turut meminta memaksimalkan peran perusahaan dalam hal CSR nya.
Menurutnya, jangan sampai perusahaan hanya mengambil keuntungan berusaha ataupun mengeruk sumber daya secara maksimal, namun kontribusi pada daerah malah sedikit.
Kendati demikian Rahmat mengungkapkan, DPRD sedang berupaya menyusun rancangan peraturan daerah (Ranperda) inisiatif terkait CSR. Ia berharap, melalui CSR dapat membantu pembangunan dan menyejahterakan masyarakat Kabupaten HSS.
Kepala Bappelitbangda Kabupaten HSS M Arliyan Syahrial yang memandu forum tersebut mengatakan, perusahaan diminta menjalin koordinasi dengan instansi terkait dalam program CSR.
Sebab, hal itu akan dapat mensingkronisasi dengan kebijakan pembangunan di daerah dan kebutuhan masyarakat, agar pelaksanaannya bisa tepat sasaran. (tor/K-6)















