Banjarmasin, KP – Perkembangan Globalisasi tak lepas trend Digital berbagai aspek tak lepas perannya, termasuk perbankan dan keuangan. Termasuk Koperasi Syariah Arrahmah yang siap dikembangkan secara Digital.
Kesiapan tersebut dibahas dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang ke 10 di Gedung Mahligai Pancasila, Sabtu (19/3/2022) siang. Dimana dalam bahasannya koperasi Syariah menuju digital mengikuti pola seperti perbankan.
Ketua Koperasi Syariah Arrahmah, Sutjipto mengatakan, pelaksanaan RAT ke 10 atau Satu Dasawarsa ini, merupakan perjalanan panjang dimana sudah memiliki lebih dari 2400 anggota. Dan terus menjaga akad akad berdasarkan pola syariah.
“Mari kita budayakan bertransaksi dengan sistem syariah Islam dengan berdasarkan Alqur’an dan Hadist serta patuh dengan ketentuan pemerintah yang ada,” katanya.
Ditambahkanya, dengan penggunaan digital memiliki pola yang sama dengan perbankan, contoh diperbankan saat setor uang ke teller langsung mendapat pemberitahuan ke handphone.
“Makanya dengan digitalisasi, juga menghindari, maaf banyak koperasi yang fiktif tanpa terbuka dalam pengelolaannya,” katanya.
Sutjipto juga menjelaskan, penerapan Koperasi Syariah Arrahmah mungkin berbeda dengan yang lain. Ada di koperasi lain misal dikasih uang kemudian terserah digunakan. Dan itu melanggar tata cara jual beli secara syariah.
“Seharusnya beli barang di koperasi baru di akadkan, kita rubah uang menjadi barang,” pungkasnya.
Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kalsel, Gusti Yanwar Noor Rifai, mengapresiasi Koperasi Syariah, merupakan koperasi modern dimana pengelolaannya transparan, akuntabel, diaudit oleh auditor independen dan aplikasi diterapkan.
“Kami berharap koperasi di kalsel bisa menerapkan seperti Koperasi Syariah Arrahmah,” pungkasnya. (fin/KPO-1)















