JAKARTA, KP – Pejudo Kalimantan Selatan, Jayyid Ahmad Rabbani menorehkan prestasi membanggakan, meraih gelar sebagai Pejudo Terbaik katagori Kadet, Kejurnas Judo KSAD Cup XIII tahun 2022.
‘’Komunitas judo Kalsel sangat bangga dengan prestasi yang diukir Jayyid, sebagai pejudo terbaik katagori kadet,’’ papar Ketua Harian PJSI (Persatuan Judo Seluruh Indonesia) Kalsel, Djumadiono kepada media di Banjarmasin Kamis (31/3/2022).
Menjadi pejudo trbaik bukan hal mudah, karena harus berjuang menghadapi lawan-lawan yang berat pada ajang nasional yang diikuti sekitar 500 pejudo tersebut,’’ kata Djumadiono yang merupakan ayah kandung Jayyid Ahmad Rabbani.
Djumadi berharap, keberhasilan Jayyid tersebut, bisa memotivasi atlet-atlet judo lainnya bisa berprestasi pada ajang nasional.
Namun Djumadi mengaku perjuangan untuk mengirimkan Jayyid mengikuti kejuaraan judo di tingkat nasional bukanlah hal mudah, karena harus menggunakan dana pribadi untuk membiayainya.
‘’Kita harus rogoh kocek sendiri, karena permohonan bantuan yang diajukan ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) maupun KONI Kalsel belum mendapatkan tanggapan, sejak sebelum keberangkatan hingga menyelesaikan pertandingan dan meraih gelar Kadet Terbaik Kejurnas Judo KSAD Cup XIII tahun 2022, paparnya.
Kejuaraan Nasional Judo Ksad Cup XIII yang berlangsung 25-27 Maret 2022 telah selesai. DKI Jakarta muncul sebagai juara umum. Selain itu, kategori lain juga memunculkan juara-juara.
Sekira 500 pejudo memberikan penampilan terbaik di GOR Kartika Divisi I Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat. Ada tiga kategori yang dipertandingkan yakni cadet, junior, dan senior Putra-Putri.
Para pejudo itu berasal dari 21 Pengprov (Pengurus Provinsi). Terdapat tiga Pengprov yang meraih juara umum. Total hadiah yang dibagikan kepada tiga Pengprov itu sebesar Rp55 juta.
Juara umum disabet DKI Jakarta dengan 15 emas, 8 perak, dan 6 perunggu. Mereka mendapatkan piala juara umum, hingga uang pembinaan Rp30 juta.
Kemudian, Jawa Barat meraih juara dua dengan 11 emas, 12 perak, 10 perunggu. Kontingen Jawa Barat mendapat uang pembinaan sebesar Rp15 juta.
Lalu, peringkat tiga diraih Pengprov Bali dengan raihan 8 emas, 5 perak, 8 perunggu. Mereka juga mendapat uang pembinaan sebesar Rp10 juta.
Ketua Umum Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Letjen Maruli Simanjuntak, M. Sc mengaku bangga bisa menyelenggarakan ajang ini dengan sukses. Dia berharap ini menjadi awal bagi para atlet bisa berprestasi di tingkat nasional, regional, hingga internasional.
Daftar Juara Kejurnas Judo Kasad Cup XIII:
DKI Jakarta: 15 emas, 8 perak, dan 6 perunggu (juara umum, piala juara, uang pembinaan Rp30 juta)
Jabar: 11 emas, 12 perak, 10 perunggu (uang pembinaan Rp15 juta)
Bali: 8 emas, 5 perak, 8 perunggu (uang pembinaan Rp10 juta)
Pejudo terbaik:
Kategori Cadet (piala dan uang pembinaan Rp1 juta)
Putra: Jayyid Ahmad Rabbani (Kalimantan Selatan)
Putri: Titania Aurel (Jawa Timur)
Kategori Junior (piala dan uang pembinaan Rp1,5 juta)
Putra: Altila Alfarizi (Jambi)
Putri: Ratu Ayu Wulandari (Jabar)
Kategori Senior (piala dan uang pembinaan Rp2 juta)
Putra: Iksan Apriyadi (Jabar)
Putri: Syerina (Banten)
Wasit terbaik (masing-masing Rp2,5 juta)
Internas: Subeno (Jateng)
Nasional: Vicinanda Rinaldi (Jabar)
Ujian: Sari Astravian (Jawa Timur) (nets/nfr/k-9)















