Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarbaru

Dewan Juri Disuguhi Kehangatan Ramadhan Ala Warga RT 33 Kasturi Air

×

Dewan Juri Disuguhi Kehangatan Ramadhan Ala Warga RT 33 Kasturi Air

Sebarkan artikel ini
Hal 10 2 Klm BJb 2 9
MENU KEBUN- Kehangatan warga dan tamu menikmati menu hasil kebun warga RT 33 Kelurahan Syamsuddin Noor. (KP/Devi)

Banjarbaru,KP- Masih dalam rangkaian memeriahkan Hari Jadi Kota Banjarbaru ke-23, Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarbaru menyelenggarakan Festival Salikur Tahun 2022. Festival Salikur yang sudah dimulai pada awal Ramadhan ini, dan dewan juri sudah memulai tahap penilaiannya.

Menyambut kemeriahan tersebut warga RT 33 RW 07 kelurahan Syamsudin Noor kecamatan landasan Ulin kota Banjarbaru, yang di kenal sebagai warga yang sangat apik dalam mengelola Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ini menyiapkan suguhan khas keluarga “Kasturi Air”.

Kalimantan Post

Ketua RT 33 RW 07 Kelurahan Syamsuddin Noor, Yoni Setiawan menjelaskan jika penyambutan dewan juri berbeda dari wilayah lain.

“Kami disini menyuguhkan suasana keluarga ala warga jadi Dewan juri juga bisa menikmati suasana yang biasa kami jalani disini” jelasnya

Tidak hanya suasana asri, tidak hanya dewan juri, tamu yang datang juga bis menikmati hasil kebun warga yang siap panen, mulai dari buah markisa jumbo, olahan sirup melon hingga momen bakar jagung bersama.

Yoni menambahkan jika bulan Ramadhan sangat identik dengan kedekatan dan kehangatan keluarga antar warga. Banyak yang berkumpul santai usai sholat taraweh.

“Meski ramadhan berakhir kami berharap jika momen seperti ini tetap ada dan jadi salah satu pilihan destinasi wisata warga di tempat kami” harapnya.

Tim juri pun akan melakukan penilaian pada malam 21 ramadhan yang terdiri dari para seniman dan budayawan di Banjarbaru, ditambah muda-mudi dari Pawadahan Nanang-Galuh Banjarbaru,

Untuk fase-fase yang dijalani oleh peserta, tim juri akan menilai tiga ornamen yang dibuat. Yaitu Gapura, Lampion, dan Tanglong.

Masing-masing ornamen,memiliki kriteria tersendiri. Untuk Gapura, juri akan menilai dari sisi kreativitas, artistik, dan finishing. Adapun lampion, item yang dinilai ialah kreativitas, artistik, tata letak, dan pencahayaan. Sementara tanglong, penilaian terdiri dari kreativitas, artistik, kontruksi, cahaya, dan finishing.

Baca Juga :  Hari Jadi ke-27 Banjarbaru Dikemas Efisien, Warga Tetap Jadi Prioritas

Sekadar informasi, gelaran Festival Salikur Banjarbaru 2022 diikuti 37 lingkungan RT yang tersebar di 20 kelurahan di Banjarbaru. (Dev/K-3)

Iklan
Iklan