Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Berlobang dan Bergoyang [] Warga Tanjung Pandang Bertahun-tahun Menanti Perbaikan Titian

×

Berlobang dan Bergoyang [] Warga Tanjung Pandang Bertahun-tahun Menanti Perbaikan Titian

Sebarkan artikel ini
IMG 20220525 WA0003 scaled
Banyak Rusak - Inilah kondisi titian yang jadi jalan utama di kawasan Tanjung Pandan, Kelurahan Mantui, Kecamatan Banjarmasin Selatan yang banyak berlobang dan lantai yang lapuk (KP/istimewa)

Banjarmasin, KP – Warga Tanjung Pandan RT 04, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, sudah lama mengeluhkan kondisi jalan titian di wilayah pemukiman tersebut.

Benar saja, kondisi titian yang menjadi akses utama warga tersebut memang cukup memprihatinkan. Pasalnya jalan titian itu banyak terdapat lubang dan beberapa kayu terlihat sudah lapuk. Bahkan saat dilintasi titian kayu itu terasa bergoyang.

Kalimantan Post

Salah seorang warga yang tinggal di pemukiman tersebut, Taufik Rahman mengaku sudah berkali-kali melaporkan kondisi tersebut kepada Pemko Banjarmasin.

“Warga sudah beberapa kali melaporkan atau meminta perbaikan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, tetapi tidak ada tanggapan sama sekali hingga saat ini,” ungkap pria berusia 37 tahun itu kepada wartawan, Senin (23/05) kemarin.

Ia mengatakan, terakhir titian itu dilakukan perbaikan pada tahun 2007 lalu. Namun sampai saat ini belum ada lagi perbaikan oleh Pemko Banjarmasin.

“Saat ini kita hanya bisa memperbaiki secara swadaya, seperti tambal sulam untuk mengurangi kerusakan,” imbuhnya.

Ia lantas membeberkan, selama kondisi jalan titian itu rusak, sering terjadi kecelakaan terutama anak-anak yang terjatuh atau terperosok saat berangkat sekolah dan bermain.

“Sudah sering anak-anak jatuh di sini. Semoga pemerintah secepatnya memperbaiki, agar anak-anak dapat nyaman bersekolah melintasi jalan ini,” harapnya.

Tidak sampai disitu, Ketua RT 04 Tanjung Pandan, Amiril bahkan mengakui, sejak dirinya menjabat sebagai ketua RT, ia tidak pernah tahu apakah memang ada upaya perbaikan dari pemerintah atau tidak.

Yang ia tahu, hanya ada beberapa orang dinas dari jajaran pemko yang memantau ke lokasi tersebut, namun sampai saat ini juga belum diperbaiki.

“Wali kota pun juga tidak ada memantau kondisi di sini, cuma, anak buahnya ada. Tapi hingga saat ini tidak ada tindak lanjutnya,” katanya.

Baca Juga :  Menjelang Haul ke-6 Guru Zuhdi, Warga Hiasi Jalan dengan Lampu dan Lampion

Dijelaskannya, kerusakan jalan titian itu panjangnya mencapai kurang lebih 400 meter dengan lebar 2 meter. Dan parahnya saat kondisi malam untuk penerangan lampu tidak ada, sehingga warga setempat harus ekstra hati-hati melintas.

“Warga pernah dijanjikan perbaikan dari tahun 2020 hingga 2021, tapi sampai sekarang masih hanya batas wacana tidak ada realisasi oleh Pemko,” sesalnya.

“Padahal Tanjung Pandan ini kan masih masuk Kota Banjarmasin, masa wilayah kotanya begini tapi tidak ada perhatian sama sekali. Padahal ini satu-satunya akses yang dilewati warga,” tandasnya.

Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, mengaku sudah mengakui kondisi yang dikeluhkan warga tersebut.

Ibnu pun berjanji akan menuntaskan perbaikan jalan titian tersebut dalam tahun ini.

“Di tanjung Pandan memang ada usulan saya juga sering kesana, kita bangun permanen yang 700 meter sisa yang 400 meter aja lagi,” tukasnya.

Disamping itu, Ibnu menyebut bahwa ada berdasarkan informasi yang ia dapat, Pemprov Kalsel juga mau membantu untuk penyelesaian beberapa ruas titian dibeberapa titik.

“Jadi kami singkronkannya aja. Kita arahkan lokasinya kemana, jadi RT berapa yang memerlukan, Insya Allah tahun ini ditangani,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media di Balai Kota, Senin (23/5).

Sementara itu, anggota DPRD Banjarmasin dari komisi tiga, Afrizaldi menekankan agar Ibnu Sina segera untuk merealisasikan janjinya.

Terlebih kepada warga di kawasan Tanjung Pandan yang notabenenya sangat memerlukan perbaikan titian. Mengingat lokasi tersebut berdekatan dengan berdirinya jembatan gantung yang megah, yakni Jembatan Bromo.

“Kita pegang janjinya. Jangan sampai hanya sekedar janji tapi tidak ada realisasinya. Warga disana sudah lama menanti perbaikan itu, karena jalan titian itu satu-satunya akses warga,” tegasnya. (Kin/KPO-1)

Baca Juga :  Pemkot–Imigrasi Teken MoU, Wali Kota Banjarmasin Dorong Aksi Nyata Atasi Persoalan Kota

Iklan
Iklan