Selama ini Kalteng mengandalkan komoditas CPO, batu bara, produk olahan kayu sebagai andalan eksport. Beberapa komoditas lainnya yang juga merupakan produk lokal Kalteng diharapkan mendapat pasar ekspor baru sehingga, nantinya dapat menjadi bagian dari peningkatan perekonomian daerah.
PALANGKA RAYA, KP — Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mempunyai potensi sumber daya alam (SDA) yang melimpah, beberapa komoditas kini mulai membidik pasar ekspor ke sejumlah negara.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng Aster Nonawaty kepada media, Senin (1/8), mengakui selama ini Kalteng mengandalkan komoditas CPO, batu bara, produk olahan kayu sebagai andalan ekspor.
Beberapa komoditas lainnya yang juga merupakan produk lokal Kalteng diharapkan mendapat pasar ekspor baru sehingga, nantinya dapat menjadi bagian dari peningkatan perekonomian daerah khususnya, terangnya.
Menurut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Kalteng, Aster Bonawaty selama ini untuk tujuan negara ekspor negara-negara yang sudah memiliki hubungan erat dengan komoditas asal Kalteng.
Meski demikian, ternyata masih ada negara-negara tujuan ekspor lainnya yang memiliki prospek bagus. Misalnya seperti Afrika Selatan dan Timur Tengah.
Diakui pihaknya juga melakukan upaya-upaya untuk membuka keran pasar ekspor ke negara yang dimaksud, diantaranya telah menggelar kegiatan-kegiatan yang mendatangkan para stakeholder terkait untuk berbagi informasi
Pihaknya mendorong produk-produk lokal di Kalteng melalui IKM (Industri Kecil dan Menengah) agar nantinya produk lokal Kalteng dapat di kenal oleh pasar global yang membutuhkan.
Untuk komoditas dari IKM misalnya sumpit, kayu gaharu, rotan, dan pinang, bahkan komoditas kerajinan tangan khas Kalteng.
Disebutkan untuk rotan tidak bisa ekspor bahan mentahnya ya, jadi harus dibikin produk jadi seperti anyaman aneka bentuk, misanya tas rotan, sepatu rotan, lampir dan alat rumah tangga lainnya, sehingga bisa diekspor. tutup Aster. (drt/k-10)















