Banjarmasin, KP – Sebagai aparatur sipil negara (ASN) dambaan karir yang mumpuni sudah menjadi harapan, begitu pula bagi jaksa suami dari
pendidik Ira Istitianti Spd Mpd, Muhammad Irwan SH MH.
Pasalnya selangkah lagi karir Pak Irwan, biasa ia dipanggil, akan menuju sebagai Kepala Kejaksaan Negeri. Sebab kini ia oleh Jaksa Agung suah ditetapkan sebagai Koordinator bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) yang telah dilantik Kajati Kalsel Dr Mukri SH MH, Selasa (30/8)
Jaksa kelahiran tahun 1972 ini, sudah merasakan pahit getirnya menjalani tugas sebagai jaksa, apalagi bila duduk sebagai Jaksa Penuntut Umum pada sidang pengadilan, pertanyaan yang dilontarkannya sering memojokan terdakwa.
Putra daerah yang lahir di Kota seribu sungai ini, tidak memiliki jabatan (nonjub atau fungsional).
Namun karena kecerdasan dan kelebihan yang dimiliki, lembaga kejaksaan memberikan anugerah atau penghargaan yang luar biasa, akhirnya ditetapkan sebagai koordinator.
Jabatan yang pernah dijabat sebelum menjalankan tugas di Kejaksaan Agung, antara lainnya menjabat Kasi Pidsus Kejari Banjarmasin, kemudian Kasi Pidum Banjarmasin pada 2010-2012.
Ketika di Kejaksaan Agung RI, ia tidak terlalu dan kembali ke Banjarmasin tanpa ada jabatan alias jaksa fungsional di Kejaksaan Tinggi Kalsel.
Walaupun sebagai jaksa fungsional, tetapi dipercaya oleh pimpinan untuk masuk dalam jajaran tim satuan tugas pidana khusus (Satgassus), dan sekitar 8 tahun lamanya tim Satgassus Kejati Kalsel banyak menangani beberapa kasus korupsi.
Adapun kasus yang paling menonjol ditangani yakni korupsi di PD Baramarta yang merugikan keuangan negara sebesar Rp9 miliar.
Kepada awak media, setelah selesai dilantik ayah dua orang anak ini mengatakan, sangat bersyukur dan tidak menyangka akan mendapatkan penghargaan sebagai kordinator.
“Selama ini yang saya pikirkan hanya bekerja, dan bagaimana supaya banua kita bisa maju serta berkembang, dan saya hanya bisa membantu dengan ilmu yang saya miliki,” ujar jaksa yang murah senyum dan humoris ini kepada awak media.
Dikatakannya, dalam menjalankan tugas ia selalu menyebut bekerja merupakan ibadah yang harus dijalankan.
Tak salah penyuka olehraga tenis ini sangat ramah serta loyalitas ini sangat memiliki dedikasi yang tinggi.
Meskipun merupakan jaksa senior dan pangkat tinggi, akan tetapi tetap sopan dan santun kepada siapapun, begitu juga dengan para awak media. (hid/K-4)















