Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Rusaknya Jembatan Paringin DPRD akan Panggil Pejabat BPJN

×

Rusaknya Jembatan Paringin DPRD akan Panggil Pejabat BPJN

Sebarkan artikel ini

Seperti diketahui, pengerjaan Jembatan Paringin ini sempat diselimuti polemik, seperti pengerjaan dinilai lamban disebabkan pembayaran upah tukang yang tak tepat waktu, yang berdampak pada banyak pekerja yang mogok kerja dan memilih pulang kampung.

BANJARMASIN, KP – Komisi III DPRD Kalimantan Selatan bakal panggil pejabat Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XI Banjarmasin untuk membahas Jembatan Paringin di Kabupaten Balangan.

Kalimantan Post

Hal ini dikarenakan perbaikan jembatan yang menelan dana sekitar Rp3 miliar kembali rusak, padahal belum genap setahun.

Jembatan tersebut telah diperbaiki selama lima bulan sejak November 2021 hingga Maret 2022, namun jembatan antar provinsi itu kembali jebol saat dilewati sepeda motor dan mobil.

“Rencanannya akan dirapatkan segera dengan memanggil instansi terkait,” kata anggota Komisi III DPRD Kalsel, Jihan Hanifa yang dihubungi, kemarin, di Banjarmasin.

Jihan mengatakan pemanggilan itu berdasarkan arahan langsung Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Hasanuddin Murad yang ingin mendengarkan penjelasan teknis Jembatan Paringin yang kembali rusak.

Rapat tersebut juga akan mengundang Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kalsel dan pihak lain yang bersangkutan dengan proyek jembatan tersebut.

Jihan mengakui, Komisi III DPRD Kalsel juga sempat memantau pengerjaan proyek tersebut pada akhir Januari 2022 lalu.

Seperti diketahui, pengerjaan Jembatan Paringin ini sempat diselimuti polemik, seperti pengerjaan dinilai lamban disebabkan pembayaran upah tukang yang tak tepat waktu, yang berdampak pada banyak pekerja yang mogok kerja dan memilih pulang kampung.

Seperti diketahui lantai Jembatan Paringin saat ini tidak dapat dilalui oleh kendaran jenis mobil, untuk sementara mobil harus mencarai jalan alternatif.

Akibat lantai jembatan yang membahayakan tersebut diatas sementara dengan memasang plat baja, tetapi keadaannnya tetap membahayakan pengguna jembatan tersebut.

Baca Juga :  Hiswana Migas Kalsel Pastikan Pasokan LPG 3 Kg Aman Selama Ramadan 1447 H

Ada perkiraan beton ada lantai jembatan tersebut, mutunya tidak sesuai sehingga mengalami kerusakan disamping adanya angkutan berat yang melebihi kapasitas jembatan seperti angkutan semen.

Plat baja yang dipasang untuk menambal lantai jembatan yang rusak, juga turut rusak.

Di bagian kolong, terlihat jelas kawat-kawat lantai jembatan. Tidak ada lagi semen pembungkus yang tersisa. Bahkan sebagian kawat juga sudah patah.

Jembatan yang menghubungkan Banjarmasin- sampai ke Tabalong untuk menunju provinsi tetangga Kalimantan Timur dan Tengah ini, diharapkan secepatnya diatasi. (lyn/K-1)

Iklan
Iklan