Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Martapura

Inovasi Terbaik
Pakulih Anam Bidik Dua Kecamatan

×

Inovasi Terbaik<br>Pakulih Anam Bidik Dua Kecamatan

Sebarkan artikel ini
hal16 4klmbjr2 5
PAKULIH ANAM - Kadis Dukcapil Azwar mengaku bangga atas raihan juara 1 Lomba Inovasi Daerah lewat inovasi “Pakulih Anam”, yang mampu menarik masyarakat mengurus dokumen kependudukan saat menikah.

Martapura, KP – Inovasi “Pakulih Anam” (Pian Nikah Kulihan Anam Dokumen) yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Banjar meraih juara 1 pada Lomba Inovasi Daerah kategori ASN.

“Kita bangga dan bersyukur atas raihan juara yang diumumkan pada puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Banjar ke-72 pada Rabu (24/8) lalu,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Banjar, Azwar SH kepada wartawan, kemarin.

Kalimantan Post

Menurut Azwar, prestasi tersebut sebagai alat pemicu bagi pihaknya untuk bekerja lebih baik lagi, bahwa dengan segala keterbatasan dan kemampuan yang ada, bisa memberikan sesuatu kepada daerah.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada daerah yang telah memberikan apresiasinya,”  ucapnya.

Inovasi Pakulih Anam ini, menurut Azwar tidak berhenti sampai disini. Penghargaan yang didapat harus dipertanggungjawabkan untuk lebih baik lagi kedepannya, yakni dengan menambah target Kecamatan yang terlayani, selain Martapura dan Martapura Barat.

“Kepada masyarakat, khususnya calon mempelai dapat memanfaatkan inovasi ini, agar bisa memiliki enam dokumen baru kependudukan tanpa harus bolak balik ke Disdukcapil untuk mendapatkannya,” katanya didampingi Kabid Kepemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Hayatun Nufus.

Ditambahkanya, ada 17 Kantor Urusan Agama (KUA) lagi di Kabupaten Banjar yang belum kerjasama sama. Kedepan pihaknya akan mengembangkan dua KUA lagi, yakni KUA Sambung Makmur dan Sungai Tabuk. Dipilihnya dua KUA tersebut dengan pertimbangan jauh dari kantor induk dan UPT.

“Kita siap koordinasi dan penjajakan dulu dengan KUA bersangkutan, apa siap atau tidak, karena ini adalah tugas tambahan, harus ada petugasnya dan sebagainya,” tambah Nufus.

Inovasi Pakulih Anam yang sudah dimanfaatkan masyarakat tahun 2022 telah mencatat 258 pasangan mempelai. Enam dokumen penting yang didapat, yakni buku nikah, KTP pengantin, KK orang tua pengantin laki-laki dan perempuan serta KK pengantin. (wan/K-7)

Baca Juga :  Safari Ramadhan, Wabup Ingin Pastikan Pembangunan Dirasakan Manfaatnya
Iklan
Iklan