Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarbaru

Balitra Kembangkan Budidaya Tanaman Purun

×

Balitra Kembangkan Budidaya Tanaman Purun

Sebarkan artikel ini
Hal 10 3 KLm BJB 1 2
TANAM PURUN- Wali Kota Banjarbaru, Wakil Pimpinan Bank BNI Wilayah 9 Banjarmasin, dan Kepala Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa di Kota Banjarbaru meresmikan penelitian dengan penanaman simbolis tanaman purun oleh di Taman Sains Pertanian Lahan Rawa. (KP/Devi)

Banjarbaru,KP- Dikenal sebagai wilayah pengolah tanaman purun, Kota Banjarbaru masih belum bisa memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.

Bahkan dalam rangka meningkatkan produk purun berkualitas, Pemerintah Kota Banjarbaru berkolaborasi dengan Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa Balitbang Kementerian Pertanian dan Bank BNI Wilayah 9 Banjarmasin melakukan penelitian dan pengembangan budidaya tanaman purun.

Kalimantan Post

Wali Kota Banjarbaru, Wakil Pimpinan Bank BNI Wilayah 9 Banjarmasin, dan Kepala Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa di Kota Banjarbaru meresmikan penelitian dengan penanaman simbolis tanaman purun oleh di Taman Sains Pertanian Lahan Rawa, Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra) Jalan Kebun Karet, Loktabat Utara, Rabu (07/09/2022).

Dengan penanaman budidaya tanaman purun ini di targetkan bisa meningkatkan industri berbahan purun termasuk meningkatkan kualitas purun yang dapat bersaing dengan kualitas internasional.

Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin menyampaikan Kota Banjarbaru sudah memiliki Kampung Tematik berupa Kampung Purun, yang di dalamnya terdapat ribuan UMKM barang denga bahan dasar dari purun.

“Banyaknya pesanan bertolak belakang dengan terbatasnya bahan baku purun. Maka dari dengan adanya pelestarian dan budidaya yang ditangani oleh pihak Balittra ini dapat menyongsong keperluan industri bagi UMKM pengrajin purun,” ujarnya.

Sehingga apabila ada order yang cukup banyak, UMKM masih kesulitan dalam pemenuhan bahan bakunya, yaitu purunnya.

“Makanya hari ini kita bekerja sama. Mudah–mudahan kesulitan bahan baku ini bisa tertangani nantinya kedepannya setelah ada penelitian dari Balittra,” ucapnya.

Aditya juga berharap kerjasama CSR ini dapat meningkat sampai pada dukungan alat produksi purun guna meningkatkan kualitas dan kuantitas. Karena melihat banyaknya pengrajin yang masih menggunakan cara tradisional dalam pengolahan tanaman purun. (Dev/K-3)

Baca Juga :  DKP3 Banjarbaru Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadan 2026
Iklan
Iklan