Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tapin

Manfaatkan Lobang Galian Pengolahan Bata Merah Untuk Budidaya Ikan

×

Manfaatkan Lobang Galian Pengolahan Bata Merah Untuk Budidaya Ikan

Sebarkan artikel ini
hal 2 Rantau 4 klm 3
CAMAT BINUANG - Eko Haryono bersama jajarannya menebar benih ikan di kolam bekas galian pengolahan bata merah. (KP/Ist)

Rantau, KP – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan hewani Desa Pulau Pinang Kecamatan Binuang membudidayakan Ikan lokal jenis Papuyu atau Betok dengan memanfaatkan bekas galian pengolahan bata merah.

“Sebanyak 15 ribu bibit ikan Betok atau Papuyu di tebar di Kolam bekas pengolahan Bata Merah,” ungkap Camat Binuang Eko Haryono. Jumat (21/10/2022) kemarin siang.

Kalimantan Post

Dijelaskan Eko bahwa budidaya ikan lokal ini, dalam rangka mendukung ketahanan pangan untuk desa sesuai dengan Perpres No. 104 tahun 2021 bahwa Rencana APBN TA 2022 bahwa dana desa ditentukan penggunaannya untuk program ketahanan pangan dan hewani paling sedikit 20 persen dari dana desa.

“Atas dasar itulah, melalui APBD.Desa dianggarkan sebesar 20 persen dari dana desa untuk program ketahanan pangan dan hewani, dengan memilih budidaya ikan lokal,” jelasnya.

Selain itu kegiatan ini juga sebagai bentuk pemanfaatan potensi yang ada di desa di Kecamatan Binuang.

Jadi Pemerintah Kecamatan Binuang mendorong semua di desanya dalam penggunaan Dana Desa di alokasikan untuk bermanfaat untuk desa itu sendiri, salah satunya program ketahanan pangan.

“Untuk ketahanan pangan ini dengan pendekatan-pendekatan dan pemberdayaan masyarakat di desa, sehingga diharapkan nantinya di.desa cukup dan mampu secara mandiri dalam memenuhu kebutuhan pangannya,” katanya.

Kedepan mudah-mudahan semua desa di kecamatan Binuang dapat memprogramkan ketahanan pangan dan hewani melalui dana desanya, karena dasar hukum jelas tinggal pemerintah desa yang melaksanakannya dilapangan.

Namun dalam melaksanakan program tersebut, dengan melihat potensi desa setempat, program apa yang cucuk untuk dilakukan.

“Saat ini kita terus melakukan kunjungan kedesa-desa mensosialiasikan program ketahanan pangan dan hewani dengan menyesuaikan potensi desa, apa yang cucuk di kembangkan,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Tapin Lantik 134 Pejabat Pemkab Tapin

Budidaya ikan apung di bekas galian pengolahan Bata merah di tebar sebanyak 8 buah yang lokasinya berbeda-beda. Dari data Desa Setempat seluas 5 hektar lobang bekas galian pengolahan bata merah siap untuk dijadikan budidaya ikan. (abd/K-6)

Iklan
Iklan