Banjarmasin, KP – Siapa sangka Kota Banjarmasin ternyata memiliki desainer muda berbakat yang jasanya terkenal dan sering digunakan oleh media olahraga di luar negeri.
Desainer muda itu bernama Muhammad Zainuri Aziz. Pemuda berusia 29 tahun ini telah banyak menghasilkan karya desain grafis yang dipakai oleh atlet ternama di luar negeri.
Seperti Charles Oliveira da Silva atau yang dikenal sebagai atlet bela diri UFC dengan nama Charles ‘Do Bronx’ dan Jonathan Martinez.
Tidak hanya itu, desain grafis karya pemuda alumni Fakultas Teknik Informatika, Universitas Brawijaya, Malang itu juga dipakai media olahraga seperti Halobasket. Dan juga event basket terbesar di Amerika seperti NBA.
Saat dibincangi Kalimantan Post, pemuda dengan sapaan Zain itu mengaku tidak menyangka karya yang dihasilkannya ini mampu menembus pangsa pasar internasional.
“Kalo desain belajar otodidak lewat tutorial youtube waktu jaman kuliah. Karena kan kuliahnya IT,” ungkapnya.
Ia menceritakan, bakat mendesain grafis yang sekarang menjadi penghasilan utamanya saat ini sudah terlihat sejak ia masih kecil
“Karena sejak dulu saya hobinya menggambar. Dulu SD suka menggambar komik pendek untuk dijual ke teman dan banyak yang suka,” imbuhnya.
Dan sekarang sudah lima puluh client atau pelanggan dari luar negeri yang sudah memakai jasanya dalam mendesain sebuah foto atau poster.
Alhasil sekarang karya Zain yang sudah berjumlah ratusan yang diunggah pelanggannya. Karyanya pun bisa dilihat langsung di unggahan instagram pribadi miliknya, yakni @zvindesign.
Customer pertama dari luar negeri yang memakai hasa desain grafis Zain adalah rapper Amerika yang masih merintis pada November tahun 2021 lalu.
Dia meminta Zain untuk mendesain cover album pertamanya, dan akhirnya mendapat respon yang positif. Buktinya, setelah hanya berjalan satu tahun, pelanggan Zain pun meluas ke negara lain seperti Swedia, Inggris, Brazil dan Australia. Namun yang paling banyak memang dari Amerika Serikat.
“Kalau dihitung-hitung, pelanggan atau client saya 95 persen dari luar negeri. Hanya sekitar lima persen saja yang dari dalam negeri,” ungkapnya.
Ia membeberkan, rahasia kesuksesannya dalam menggaet pelanggan dari luar negeri adalah menjual jasa lewat laman website fiver.com.
“Di sana memang tempat berkumpulnya seniman freelance desain grafis untuk menjual jasanya. Karena pangsa pasar disana itu terbuka seluruh dunia, dan kebetulan karya saya banyak disukai pasar,” ungkapnya.
Untuk harganya, paling murah dan desain paling gampang dihargai seharga Rp350 ribu. Dan yang paling mahal seharga Rp1,25 juta.
“Desain paling mahal itu salah satunya dipakai oleh Charles ‘Do Bronx’. Dan itu diunggahnya di Instagram pribadinya langsung,” imbuhnya.
Ia mengaku saat ini memang main solo karir alias sendiri saja. Namun tidak menutup kemungkinan akan membuka dengan yang lebih serius seperti dalam bentuk PT atau CV.
“Tapi yang namanya desain ini memiliki standar yang berbeda pada setiap desainernya. Itulah yang membuat kesulitan,” katanya.
“Tapi kalau keinginan mengembangkan usaha ini untuk menjadi lebih besar pasti ada. Pelan-pelan,” pungkasnya. (kin/K-7)















