Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Jalan Ambruk, Warga Minta Walikota Tinjau Langsung

×

Jalan Ambruk, Warga Minta Walikota Tinjau Langsung

Sebarkan artikel ini
hal9 3klmambruk
JALAN AMBRUK - Warga Sungai Gampa, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara terpaksa harus berhati-hati saat melewati putusnya jalan di sana. (KP/zakiri)

Banjarmasin, KP – Rasa gregetan mungkin sudah menjadi-jadi dirasakan oleh warga yang tinggal Sungai Gampa, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Pasalnya, selain minimnya pembangunan, kini warga di kawasan tersebut harus mengelus dada ketika melihat kondisi jalan beton di sana yang ambruk.

Kalimantan Post

Padahal, jalan tersebut menjadi akses darat lalu lalang warga di sana dalam setiap kali beraktivitas. Alhasil aktivitas tersebut harus terganggu

Berdasarkan pantauan Kalimantan Post, Kamis (03/11), jalan yang ambruk dan membuat lobang menganga lebih dari satu meter itu tampak ditutup dengan beberapa karung berisi pasir.

Sayangnya, cara itu terlihat belum sempurna lantaran hanya menutup separuh badan jalan. Warga pun terpaksa harus bergiliran, ketika hendak melintas.

“Sulit ketika mau turun ke sekolah,” ucap Febri, warga setempat, saat dibincangi awak media, ketika melintas.

Dengan kondisi jalan seperti itu, Ia pun merasa takut jatuh ke sungai ketika melewati jalan tersebut. “Jalan ini satu-satunya akses menuju sekolah,” pungkasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh seorang ibu-ibu yang tidak ingin disebutkan namanya. Ibu dua anak ini mengaku tidak berani melewati jalan yang amblas tersebut.

“Makanya saya tadi minta bantu dengan orang yang kebetulan juga ingin melintas di sini,” ujarnya sambil menuntun sepeda motor maticnya.

Menurutnya kejadian ambruknya jalan beton tersebut sejak kemarin. “Mau lewat jalan batu di seberang, jalannya masih rusak sekali. Masih berbatu-batu. Apalagi kalau malam gelap jalannya,” ujarnya.

“Jadi terpakasa lewat sini,” tandasnya sambil menunjuk ke arah jalan yang terputus itu.

Sementara itu, Ketua RT. 22 Kelurahan, Sungai Jingah, Mulyadi membeberkan, putusnya jalan tersebut terjadi kemarin, Rabu (3/11).

“Sebelumnya memang sudah retak dan kondisinya miring. Sampai akhirnya putus,” ujarnya.

Baca Juga :  Poskamling Diminta Aktif Lagi, Keamanan Lingkungan Harus Berkelanjutan

Ia memprediksi, penyebab putus jalan lingkungan itu dikarenakan tergerus air sungai. Terlebih sepanjang jalan dibangun tanpa disiring.

“Hampir separo jalan disini bawahnya berongga karena erosi. Kalau tidak cepat ditangani bakal ambruk,” tekan pria 48 tahun itu.

“Sementara jalan yang putus kita tutup menggunakan material yang diberikan oleh pihak kelurahan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR),” sambungnya lagi.

Ia pun lantas berharap, agar Pemerintah Kota Banjarmasin segera memperbaiki kondisi jalan tersebut.

“Semoga Pak Wali Kota, Ibnu Sina juga bisa kesini melihat langsung kondisinya. Kalau perlu diperbaharui jalannya,” harapnya.

Terpisah, Kabid Jembatan dan Jalan Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Dedy Hamdani mengklaim, pihaknya sudah mengetahui informasi itu dan petugas meninjau ke lokasi. “Kita lakukan penanganan sementara dulu,” ungkapnya.

Ke depan, Ia berjanji akan memperbaiki secara permanen sekaligus membangun siring di sepanjang jalan, berkoordinasi dengan bidang sungai.

“Belum tahu kapan, karena baru terjadi. Pokoknya akan kita upayakan untuk menganggarkan pembangunan jalan disana,” janjinya. (kin/K-7)

Iklan
Iklan