Rantau, KP – Dalam upaya memastikan pemberian makanan tambahan (PMT) tepat sasaran dan sesuai dengan nilai gizi, dilokasi stunting (lokus stunting), Tim Percepatan Penanganan Stunting Kabupaten Tapin melakukan monitoring. Kamis (3/11/2022).
Monitoring dipimpin langsung Ketua Tim Penggerak PKK Tapin Hj Ratna Ellyani Arifin didampingi Kepala Dinas PPKB Hj Ahlul Jannah tim Percepatan Penanganan Stunting Tapin ke tiga titik lokasi stunting di Kecamatan Tapin Utara. Yakni Kelurahan Kupang, Kelurahan Rantau Kiwa 1 dan Desa Banua Halat Kiri.
Ketua PKK Tapin Hj Ratna Ellyani Arifin mengatakan, kunjungan ke tempat pembuatan makanan tambahan bagi anak stunting maupun ibu hamil tidak lain untuk melihat secara langsung.
Apakah makanan tambahan yang diolah sesuai apa tidak untuk pencegahan stunting,” jelasnya.
Setelah kita melihat langsung, makanan tambahan yang diolah dan diberikan telah sesuai dengan takaran gizinya.
Dikatakannya bahwa untuk memastikan pemberian makanan tambahan tepat sasaran kita juga harus melihat langsung daerah lokus stunting di Kabupaten Tapin. Yang mana kali ini diawali di Kecamatan Tapin Utara.
“Ada tiga lokus stunting yang kita kunjungi dan turut kita berikan bantuan,” tambahnya.
Berharap dengan pemberian makanan tambahan kepada masyarakat yang diduga stunting ini dapat meningkatkan dan kebutuhan nilai gizinya sehingga dapat terhindar dari Stunting.
Sementara itu, Sekretaris Tim Penanganan Stunting Kabupaten Tapin, Hj Ahlul Janah, menyampaikan ada 25 lokus di Delapan Kecamatan se Kabupaten yang mendapatkan makanan tambahan.
“Setiap hari mereka akan mendapatkan dua kali makanan tambahan selama 24 Hari,” katanya.
Berharap dengan diberikan makanan tambahan, angka stunting di tapin dapat menurun dan tidak ada lagi yang terkena kasus stunting. (abd/K-6)















