Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Kadiskop Kalsel : Bersyukur Pasar Rakyat Lancar

×

Kadiskop Kalsel : Bersyukur Pasar Rakyat Lancar

Sebarkan artikel ini
7 atau 8 Pasar UMKM
Antre - Pasar Rakyat untuk UMKM yang digelar Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, disambut antusias warga Kabupaten Tanah Laut (KP/istimewa)

Pelaihari, KP – Setelah sukses digelar di lima titik, pelaksanaan Pasar Rakyat Untuk UMKM kini berada di kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (17/11) pagi

Di titik yang ke enam kali ini, Pasar Rakyat Untuk UMKM yang bertujuan dalam rangka pengendalian angka inflasi itu, digelar di lapangan Pertasi Kencana Dispora.

Kalimantan Post

Tidak kurang dari 1.500 paket sembako murah disediakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di kota berjuluk Tuntung Pandang.

Tak hanya paket sembako murah, sejumlah stand UMKM yang menjual berbagai produk khas Tanah Laut, juga turut berpartisipasi di acara itu. Tentunya produk UMKM itu pun juga dijual dengan harga murah.

Karena itulah, ratusan warga sudah berdatangan dan rela mengantre demi mendapatkan sembako murah sejak pagi. Ika salah satunya.

Warga Angsau itu bahkan rela datang lebih pagi hanya untuk mendapatkan sembako murah yang berisi berbagai bahan pokok.

Yakni satu liter minyak goreng, satu kilogram tepung, gula pasir, dua bungkus garam, delapan butir telur ayam, dan setengah kilogram bawang putih.

“Alhamdulillah dengan kegiatan ini kita ibu rumah tangga sangat terbantu. Kalau di pasaran, harga yang dijual dalam satu paket itu kira-kira bisa Rp60.000 lebih,” ucap ibu berusia 43 tahun itu saat dibincangi awak media.

Disisi lain, kenaikan harga sejumlah bahan pokok memang sedang terjadi di Kabupaten Tanah Laut. Hal itu diakui oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Tanah Laut, Hairul Rizal, usai membuka Pasar Rakyat untuk UMKM.

Ia membeberkan, meski kenaikan harga yang terjadi tidak begitu signifikan, namun ia tidak memungkiri ada kenaikan sejumlah bahan pokok yang tentunya berpengaruh kepada masyarakat. Salah satunya telur.

Baca Juga :  Rupiah Menguat Jadi Rp16.686 per Dolar AS

“Sekarang sudah berangsur normal. Kami dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) juga terus melakukan operasi pasar dan masuk ke desa-desa untuk melihat langsung kondisi masyarakat,” ungkapnya.

Ia lantas membeberkan kenaikan harga yang paling nampak terjadi ada pada komoditas daging sapi dan kedelai, naik sekitar Rp5.000 sampai Rp. 10.000.

“Tapi untuk stok kita pastikan aman,” timpal Abdillah, Kabid Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Tanah Laut.

Meski demikian, lanjut Hairul Rizal, dengan adanya Pasar Rakyat untuk UMKM oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel ini, pihaknya merasa sangat terbantu dalam upaya stabilisasi harga bahan pokok.

“Sangat besar kontribusinya. Semoga sinergitas ini juga bisa terus berlanjut,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Kadiskop)Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai merasa bersyukur, pelaksanaan Pasar Rakyat Untuk UMKM berjalan lancar hingga di titik keenam.

“Semoga di titik-titik selanjutnya juga berjalan dapat lancar. Baik dari segi keamanan maupun proses pendistribusian paket sembako kepada masyarakat,” harapnya

Ia juga berpesan, kepada masyarakat yang datang untuk tidak berdesak-desakan dan membiasakan budaya antre guna menciptakan suasana kondusif.

“Semoga masyarakat bisa sabar. Karena kami membudayakan antre setiap titip pelaksanaan pasar rakyat,” tutupnya.

Sebelumnya, sekitar 1.800 paket sembako di titik kelima Pasar Rakyat Untuk UMKM di Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) ludes terjual.

Kegiatan yang didukung oleh Bank Kalsel, organized by Smart FM Banjarmasin itu, menjual paket seharga Rp42.000, dari harga normal Rp62.500 ribu per paket yang ditukar menggunakan kupon. (mns/K-2)

Iklan
Iklan