Banjarbaru, KP – Dekranasda Kota Banjarbaru meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk mengembangkan potensi usaha mikro, kecildan menengah (UMKM) Kota Banjarbaru. Salah satunya, menggandeng Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI.
“Kita perlu meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah pusat, salah satunya Kementerian Perdagangan,” kata Ketua Dekranasda Banjarbaru, Vivi Mar’i Zubedi, usai melaksanakan kunjungan ke kantor Kemendagri RI, di Jakarta.
Vivi menambahkan, database pelaku usaha di Kota Idaman sudah ada. “Data insya Allah lengkap, dengan jaminan quality, quantity, continuity, semuanya itu sudah kita proses di dalam Dekranasda ini,” ucapnya.
Vivi mengharapkan, agar Kemendag RI bisa memberikan support dan benar-benar merangkul para UMKM Kota Banjarbaru.
“Kami sudah buat Dekranasda sedemikian rupa, namun agar bisa jalan berkesinambungan, kami perlu backup dari Pemerintah Pusat,” ujarnya
Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif, Miftah Farid, menilai perubahan dan pengembangan yang di lakukan Dekranasda Kota Banjarbaru sangat pesat.
Diakui, Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi telah membuat perubahan besar pada pengembangan UMKM Kota Banjarbaru.
“Saya sangat salut kepada bu Vivi yang telah membawa Dekranasda Kota Banjarbaru ke Paris dan New York,” katanya.
Untuk itu, Miftah ingin mengetahui database pelaku usaha binaan Dekranasda, agar bisa mengetahui sebaran pelaku UMKM, sehingga para UMKM Banjarbaru bisa diikutkan program Indonesia Development Center (IDDC).
“Yang konkrit itu IDDC untuk pelaku usaha Banjarbaru bisa menerima layanan. Jadi misalkan kita pilot dulu 10 pelaku usaha, 1 pelaku usaha bersama 1 desainer, kita jadwalkan mereka untuk konsultasi,” imbuhnya.
Miftah menawarkan UMKM Banjarbaru untuk melaksanakan business matching dengan pembeli dari luar negeri agar pemasaran produk lebih luas lagi.
“Kita bikin aja business matching, online tidak apa-apa, makanya mau target negara mana, kita bisa fasilitasi bersama buyer disana,” tuturnya.
Upaya Vivi menemui Kemendag RI membuahkan hasil, UMKM Banjarbaru direncanakan akan mengikuti program Kemendag RI yakni Indonesia Development Center (IDDC).
Diinformasikan, IDDC merupakan pusat pengembangan produk yang berfokus sebagai pusat fasilitasi dan konsultasi desain bagi dunia usaha, desainer, asosiasi, dan juga akademisi, dalam menciptakan produk berkualitas, bernilai tambah, dan berdaya saing. (dev/K-7)















