Martapura, KP – Wakil Bupati Habib Idrus Al Habsyie menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Kabupaten Banjar Tahun Anggaran 2023, di Gedung Idham Chalid, Perkantoran Pemprov Kalsel, Banjarbaru, Rabu (7/12).
Gubernur H Sahbirin Noor yang menyerahkan DIPA dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) TA 2023 tersebut, juga menyerahkannya kepada perwakilan 13 Kabupaten/Kota di Kalsel.
Paman Birin menyampaikan pesan secara khusus kepada kepala daerah untuk serius memperhatikan pergerakan inflasi di daerah masing masing secara detail dan mempercepat realisasi belanja, mengingat tantangan sektor perekonomian 2023 yang tidaklah mudah.
“Kepada pimpinan satuan kerja SKPD, saya mengingatkan agar segera melakukan langkah-langkah optimalisasi penyerapan anggaran sesuai rencana kegiatan. Aspek akuntabilitas dan transparansi juga harus dikedepankan,” pintanya.
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kalsel Sulaimansyah melaporkan, alokasi TKD tahun 2023 kepada seluruh pemerintah daerah mengalami kenaikan signifikan dengan kenaikan tertinggi berada di Kabupaten Tanah Bumbu dan Balangan.
“TKD 2023 diarahkan untuk peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah, guna mendukung sektor-sektor prioritas yang akan dilaksanakan oleh daerah serta meningkatkan sinergi kebijakan fiskal. Total keseluruhan alokasi TKD di Kalsel sebesar Rp23,62 triliun,” ungkap Sulaimansyah.
Pemkab Banjar memperoleh DIPA TA 2023, terdiri dari dana bagi hasil sebesar Rp553,922,121, dana alokasi umum Rp720.930.446, dana alokasi khusus fisik Rp129.128.933, dana alokasi khusus non fisik Rp229.136.958, dana hibah ke daerah Rp3.036.000 serta dana desa Rp215.179.737.
Dalam kegiatan tersebut, juga diserahkan penghargaan untuk Kinerja Terbaik Penyaluran Dana Desa se Kalsel dan Pemkab Banjar meraih peringkat ketiga serta plakat atas diraihnya penghargaan WTP 9 kali berturut turut. (Wan/K-3)














