Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
AdvertorialKabar BanuaTabalong

Bupati Tabalong: “Ada Pergeseran Perilaku Konsumen Kuliner, Sebelum dan Sesudah Pandemic Covid-19”

×

Bupati Tabalong: “Ada Pergeseran Perilaku Konsumen Kuliner, Sebelum dan Sesudah Pandemic Covid-19”

Sebarkan artikel ini
Hal 4 Tabalong Adv 1 3 klm 1
PEMBUKAAN - Kegiatan Pasar Ramadhan 1444 H di Pusat Kuliner Mabuun, belum lama tadi. (KP/Ist)

Tanjung, KP – Terjadi pergeseran perilaku konsumen, sebelum pandemic Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) orang mencari yang penting nyaman dan murah, tempatnya sembarang tidak masalah, setelah pandemic Covid-19 yang dicari tempatnya yang nyaman.

Dijelaskan Bupati Tabalong Dr Drs H Anang Syakhfiani M.Si, bahwa tidak hanya di Kabupaten Tabalong atau Banjarmasin, tetapi di kota-kota besar terjadi pergeseran perilaku konsumen, sebelum pandemic Covid-19 orang mencari yang penting nyaman dan murah tempatnya sembarang tidak masalah, setelah pandemic Covid-19 terjadi pergeseran yang luar biasa, yang dicari tempatnya nyaman. “Makanannya kalau ada yang nyaman lebih bagus, tapi di bawah nyaman sedikit didatangi orang, jika dipusatkan akan gagal,” ujarnya.

Kalimantan Post

“Oleh karena itu saya mengambil keputusan tempat-tempat seperti Kedai kita renovasi, mudahan ini akan mengundang para konsumen/pembeli karena di tempat lain tidak senyaman di Pasar Mabuun ini, yang penting menyajikan hidangan baik makanan, kue dan lain-lain yang sehat,” ungkap Anang saat membuka kegiatan Pasar Ramadhan 1444 H di Pusat Kuliner Mabuun, belum lama tadi.

Terkait penyediaan/penjualan makanan yang sehat diminta Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Balai POM, sesekali dilakukan pengontrolan agar yang dijual di Pusat Kuliner Mabuun tersebut betul-betul sehat, higienis, karena ini menjadi pusat pasar Ramadhan yang ada di Kabupaten Tabalong.

Sebelumnya, Bupati Tabalong mengungkapkan bahwa kegiatan Pasar Ramadhan lepas dari pemerintah Kabupaten Tabalong, “tahun ini Alhamdulillah, yang disini (Pusat Kuliner Mabuun), di Barunak, Kelua, Murung Pudak dan di dua Kecamatan lainnya kita bantu, maksudnya untuk menjembatani kepentingan kaum muslimin dan muslimat yang ingin berbuka puasa dengan tersedianya makanan yang nyaman sehat dan terjangkau, ujarnya.

“Oleh sebab itu, ini yang sering saya sebut standar yang tahun depan akan terus kita tingkatkan lagi, agar kita bisa membantu para pedagang dan kaum muslimin dan muslimat yang menunaikan ibadah puasa yang penting setelah hari pertama ini pusat kuliner berfungsi, orang ada dua pilihan ke sini, mau beli yang masak atau buka puasa disini,” ujar Anang.

Baca Juga :  Bupati Hadiri Bukber Akbar KKT di Banjarmasin

Selain itu Bupati Tabalong berharap warga Tabalong khususnya bisa menunaikan ibadah puasa sebulan penuh dan tidak perlu repot-repot di rumah, karena di kiri kanan tempat Pasar Ramadhan tersebut semuanya lengkap. “Mudah-mudahan harganya terjangkau, kepada para perusahaan yang hadir tolong beritahu kepada yang lain untuk berbelanja disini dan Ibu Sekda supaya bikin edaran agar semua SKPD belanja disini, supaya tempat ini menjadi tempat yang representatif untuk pasar Ramadhan yang ada di Kabupaten Tabalong,” ujarnya.

Terima kasih kepada Panitia Pelaksana, saya pernah melewati hal seperti ini, menyiapkan Pasar Ramadhan ini tidak mudah, sebab pertama kita harus menyiapkan tempatnya dan memastikan pedagangnya juga ada. Saya pikir ini untuk ukuran Tabalong sudah sangat bagus, tetapi kita jangan berpuas diri tahun depan kita tingkatkan lagi, demikian pungkas Anang seraya mengatakan bahwa ini tahun terakhir ia membuka pasar Ramadhan, sebab tahun depan masa jabatannya telah berakhir, dan terus ditingkatkan supaya orang Tabalong bisa menjadi tuan rumah di daerahnya. (ros/K-6) 

Iklan
Iklan